Skip to main content

Pemkot Bengkulu Siapkan Penertiban Besar-besaran di Pasar Panorama, Pedagang Diminta Tertib

Pemkot Bengkulu bersama Polresta, Kodim, dan Denpom segera melakukan penertiban Pasar Panorama. Sebanyak 261 lapak disiapkan untuk pedagang demi menciptakan pasar yang tertib dan nyaman.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kota Bengkulu bersama aparat gabungan menggelar rapat koordinasi terkait rencana penertiban dan penataan kawasan Pasar Panorama, Jumat (8/5/2026). Rapat tersebut melibatkan berbagai unsur mulai dari Polresta Bengkulu, Kodim Kota Bengkulu, Denpom Bengkulu, hingga sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kasatpol PP Kota Bengkulu itu digelar untuk mematangkan langkah penertiban yang dalam waktu dekat akan segera dilaksanakan. Penataan dilakukan sebagai upaya menciptakan pasar yang lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.

Kasatpol PP Kota Bengkulu, Sahat Situmorang, mengatakan pihaknya telah berulang kali memberikan teguran kepada pedagang yang melanggar aturan, terutama yang berjualan di area terlarang dan mengganggu ketertiban umum. Namun, menurutnya, masih banyak pedagang yang belum mengindahkan imbauan tersebut.

“Selama ini sudah sering dilakukan teguran dan penertiban, tetapi masih banyak yang belum mematuhi aturan. Karena itu, kemungkinan penindakan kali ini akan lebih tegas, meski tetap mengedepankan pendekatan humanis,” ujar Sahat.

Pemkot Siapkan 261 Lapak untuk Pedagang

Sebagai bentuk solusi, Pemerintah Kota Bengkulu telah menyiapkan sebanyak 261 lapak di dalam kawasan pasar untuk menampung pedagang yang selama ini berjualan di lokasi yang tidak semestinya. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan di badan jalan serta menciptakan kondisi pasar yang lebih tertata.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bengkulu, Rozi Ismariandi, menegaskan bahwa penataan Pasar Panorama dilakukan demi kepentingan bersama, bukan untuk merugikan pedagang.

Menurutnya, kondisi pasar yang semrawut selama ini kerap menimbulkan kemacetan, persoalan kebersihan, hingga mengganggu kenyamanan pembeli. Oleh sebab itu, pemerintah ingin menghadirkan kawasan perdagangan yang lebih representatif dan tertib.

“Penataan ini menyangkut ketertiban pedagang, kebersihan pasar, hingga kenyamanan masyarakat. Semua dilakukan agar aktivitas jual beli bisa berjalan lebih baik,” jelas Rozi.

Aparat Gabungan Siap Kawal Penertiban

Rapat koordinasi tersebut berlangsung selama kurang lebih dua jam dan menghasilkan kesepakatan bersama untuk segera melakukan operasi penertiban di kawasan Pasar Panorama. Aparat gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, hingga OPD teknis akan diterjunkan dalam proses tersebut.

Selain membahas teknis pelaksanaan, rapat juga menyoroti pentingnya sosialisasi kepada pedagang agar proses penataan berjalan lancar dan tidak menimbulkan konflik di lapangan.

Sejumlah OPD yang hadir dalam rapat itu di antaranya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas PUPR, Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Camat Singaran Pati, Camat Gading Cempaka, serta lurah dari wilayah Dusun Besar dan Panorama.

Penataan Diharapkan Tingkatkan Kenyamanan Pasar

Langkah penertiban Pasar Panorama mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Bengkulu karena kawasan tersebut merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Pemerintah berharap setelah dilakukan penataan, kondisi pasar menjadi lebih tertib, arus lalu lintas lebih lancar, serta lingkungan pasar menjadi lebih bersih dan nyaman.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau para pedagang agar mendukung kebijakan tersebut demi menciptakan pasar tradisional yang lebih modern dan teratur. Dengan tersedianya lapak resmi di dalam pasar, pedagang diharapkan tidak lagi menggunakan badan jalan maupun trotoar untuk berjualan.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra