Skip to main content

Pemkot Kotamobagu Perkuat Sinergi Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Rapat Supervisi Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang dipimpin Assisten I Sahaya Mokoginta.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID.- Pemerintah Kota Kotamobagu menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak melalui Rapat Supervisi Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang digelar di Kantor UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Rapat dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sahaya S. Mokoginta, dan dihadiri Kepala UPTD PPA Provinsi Sulawesi Utara, Marsel S. Silom, serta perwakilan Kejaksaan, Kepolisian, Dinas Sosial, dan sejumlah perangkat daerah terkait.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas instansi agar penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat dilakukan secara terpadu, cepat, dan profesional.

Sahaya S. Mokoginta menegaskan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah serta lembaga terkait. Menurutnya, penanganan kasus tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui sinergi semua pihak.

Dalam penanganan kasus, UPTD PPA berperan sebagai garda terdepan dengan menerima pengaduan, memberikan layanan awal, serta menyediakan rumah aman bagi korban. Selanjutnya, proses pendampingan dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Sosial, Kepolisian, Kejaksaan, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan korban memperoleh perlindungan secara menyeluruh.

Melalui forum tersebut, peserta juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya penguatan penegakan hukum, peningkatan edukasi pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah, serta penguatan sistem respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat.

Pemerintah Kota Kotamobagu mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap dugaan atau tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Seluruh laporan akan ditindaklanjuti secara cepat, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pewarta: Gusman

Editing: Adi Saputra