Skip to main content

Pemprov Bengkulu Anggarkan Rp6 Miliar untuk Jalan Bukit Makmur–Giri Mulya

Wakil Gubernur Bengkulu Mian bersama Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso meninjau rencana pembangunan Jalan Bukit Makmur–Giri Mulya hingga kawasan Rest Area–Welcome Marga Bhakti, Kabupaten Bengkulu Utara, yang mendapat alokasi anggaran sekitar Rp6 miliar.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai mempercepat penanganan infrastruktur jalan di Kabupaten Bengkulu Utara. Kali ini, ruas Jalan Bukit Makmur–Giri Mulya hingga kawasan Rest Area–Welcome Marga Bhakti menjadi sasaran pembangunan dengan alokasi anggaran sekitar Rp6 miliar.

Pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah setempat. Penanganan jalan ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke kawasan pedesaan.

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, turun langsung meninjau rencana pekerjaan di Desa Marga Bhakti, Kabupaten Bengkulu Utara, Selasa (27/10/2026).

Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi lapangan sekaligus mencocokkan titik penanganan dengan perencanaan yang telah disusun. Langkah tersebut dinilai penting agar pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Wakil Gubernur Bengkulu Mian menjelaskan, pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam mempercepat perbaikan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan terus didorong sebagai bentuk komitmen Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama jajaran pemerintah provinsi untuk memperluas akses transportasi dan meningkatkan konektivitas antarkawasan.

“Ini bagian dari komitmen Bapak Gubernur terkait pembangunan infrastruktur jalan provinsi. Pekerjaan ini bersumber dari pemetaan anggaran APBD Perubahan dengan target pengerjaan 50 hari ke depan. Ini bagian dari komitmen kita,” ujar Mian.

Berdasarkan rencana yang disampaikan, anggaran sekitar Rp6 miliar dialokasikan untuk penanganan jalan dengan panjang mencapai 1.700 meter atau sekitar 1,7 kilometer.

Pemerintah menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan dalam kurun waktu 50 hari. Karena itu, pelaksanaan di lapangan perlu dilakukan secara terencana dengan memperhatikan ketepatan sasaran, kualitas pekerjaan, serta waktu penyelesaian yang telah ditentukan.

Peninjauan bersama Dinas PUPR juga menjadi bagian dari upaya memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan. Dengan demikian, anggaran yang dialokasikan diharapkan dapat memberikan hasil optimal bagi masyarakat pengguna jalan.

Mian menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan di Bengkulu Utara tidak berhenti pada pekerjaan yang saat ini dipersiapkan. Pemerintah Provinsi Bengkulu juga membuka peluang untuk melanjutkan penanganan ruas tersebut melalui anggaran tahun berikutnya.

Menurutnya, pembangunan secara bertahap menjadi salah satu strategi untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

“Nanti juga akan kita tambah pekerjaan pada APBD 2027 mendatang. Sekarang kita fokus pada pekerjaan ini,” ungkapnya.

Rencana tersebut diharapkan memberikan kepastian arah penanganan jalan agar peningkatan kualitas infrastruktur dapat dilakukan secara berkelanjutan. Pemerintah akan memprioritaskan pekerjaan yang telah direncanakan sebelum melanjutkan tahapan berikutnya sesuai alokasi anggaran.

Keberlanjutan pembangunan menjadi penting mengingat kondisi jalan yang memadai berperan besar dalam menunjang mobilitas masyarakat, terutama bagi warga yang mengandalkan akses darat untuk bekerja, bersekolah, maupun menjalankan kegiatan usaha.

Perbaikan Jalan Bukit Makmur–Giri Mulya hingga kawasan Rest Area–Welcome Marga Bhakti diharapkan membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat sekitar.

Selain meningkatkan kenyamanan perjalanan, jalan yang lebih baik dapat membantu memperlancar distribusi hasil perkebunan dan berbagai komoditas lokal. Kelancaran transportasi juga berpotensi mengurangi hambatan perjalanan serta mendukung aktivitas perdagangan dan jasa di tingkat desa.

Akses jalan yang memadai turut menjadi faktor penting dalam memperkuat hubungan antardesa dan menghubungkan masyarakat dengan pusat pelayanan publik, termasuk fasilitas pendidikan, kesehatan, serta pusat kegiatan ekonomi.

Dengan konektivitas yang semakin baik, masyarakat diharapkan memperoleh kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Infrastruktur jalan juga dapat menjadi penunjang pertumbuhan usaha lokal apabila didukung kegiatan ekonomi produktif dan pengelolaan pembangunan yang berkelanjutan.

Kepala Desa Marga Bhakti, Parmoko, menyambut baik rencana pembangunan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu atas perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayahnya.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur atas pekerjaan jalan di desa kami, khususnya Marga Bhakti. Tentu ini merupakan harapan yang sangat dinantikan masyarakat desa kami,” ujarnya.

Bagi masyarakat Marga Bhakti, pembangunan jalan tersebut menjadi harapan untuk memperoleh akses transportasi yang lebih baik. Warga pun menantikan realisasi pekerjaan sesuai target yang telah disampaikan pemerintah.

Melalui pembangunan ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu diharapkan dapat memperkuat pemerataan infrastruktur sekaligus membuka peluang peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bengkulu Utara.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra