TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mendorong agar proses rehabilitasi Dermaga Kahyapu di Pulau Enggano dilakukan terlebih dahulu sebelum aset tersebut resmi diserahkan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Langkah itu dinilai penting untuk memastikan Barang Milik Negara (BMN) yang nantinya menjadi aset Pemerintah Provinsi Bengkulu berada dalam kondisi layak, aman, dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kepentingan masyarakat.
Pembahasan mengenai rencana hibah dan rehabilitasi Dermaga Kahyapu kembali dilakukan Pemprov Bengkulu dalam rapat tindak lanjut yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, Selasa pagi (15/9/2026).
Rapat berlangsung di ruang kerja Sekda Provinsi Bengkulu dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait. Hadir di antaranya Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Bapperida, serta Kepala Biro Hukum Pemprov Bengkulu.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mematangkan proses pengalihan status aset sekaligus memastikan tidak terdapat persoalan infrastruktur setelah Dermaga Kahyapu berada di bawah pengelolaan pemerintah daerah.
Kondisi Dermaga Jadi Perhatian
Salah satu poin utama yang menjadi perhatian Pemprov Bengkulu adalah kondisi fisik dermaga. Pemerintah daerah menginginkan adanya pemeriksaan dan penilaian kembali terhadap struktur bangunan sebelum proses administrasi hibah diselesaikan.
Pemprov Bengkulu berpandangan bahwa rehabilitasi tidak seharusnya dibebankan setelah aset resmi diterima. Sebaliknya, perbaikan terhadap bagian-bagian dermaga yang membutuhkan penanganan diharapkan dapat dilakukan terlebih dahulu oleh pihak yang berwenang.
Dengan kondisi yang lebih baik saat serah terima, pemerintah daerah akan lebih mudah melanjutkan pengelolaan dan pemanfaatan aset tersebut. Hal ini sekaligus dapat mengurangi potensi munculnya beban pemeliharaan besar pada tahap awal pengelolaan oleh Pemprov Bengkulu.
Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni meminta Dinas Perhubungan aktif melakukan komunikasi dengan Kementerian Perhubungan di tingkat pusat. Menurutnya, koordinasi tersebut diperlukan agar kebutuhan rehabilitasi Dermaga Kahyapu dapat menjadi bagian dari tahapan sebelum penyerahan aset.
“Untuk Kepala Dinas Perhubungan, terus dikejar Kementerian Perhubungan pusat. Sebelum serah terima dermaga, ada baiknya dermaganya diperbaiki terlebih dahulu. Ketika aset milik negara sudah kita terima, aset tersebut harus dalam kondisi baik,” tegas Herwan.
Penopang Konektivitas Pulau Enggano
Dermaga Kahyapu memiliki posisi strategis bagi masyarakat Pulau Enggano. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pergerakan orang maupun distribusi kebutuhan dari dan menuju wilayah kepulauan tersebut.
Karena itu, kondisi dermaga tidak hanya berkaitan dengan persoalan aset pemerintah, tetapi juga menyangkut kelancaran transportasi masyarakat. Infrastruktur pelabuhan yang memadai dibutuhkan untuk menunjang aktivitas warga, mobilitas penumpang, serta distribusi barang dan kebutuhan pokok.
Pemprov Bengkulu menilai peningkatan kualitas Dermaga Kahyapu dapat memberikan dampak langsung terhadap konektivitas Enggano. Infrastruktur yang lebih representatif juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakan jalur transportasi laut.
Dalam rapat tersebut, perangkat daerah terkait diarahkan untuk menindaklanjuti berbagai kebutuhan administrasi, teknis, dan hukum yang berkaitan dengan rencana hibah BMN. Koordinasi lintas instansi akan terus dilakukan agar proses pengalihan aset berjalan sesuai ketentuan.
Pemerintah Provinsi Bengkulu pada prinsipnya menyambut positif rencana penyerahan Dermaga Kahyapu dari Kementerian Perhubungan. Namun, pemerintah daerah tetap menekankan pentingnya memastikan kondisi fisik aset sebelum tanggung jawab pengelolaan beralih.
Dengan rehabilitasi yang dilakukan lebih awal, Dermaga Kahyapu diharapkan dapat segera berfungsi secara optimal dan menjadi bagian dari penguatan konektivitas Pulau Enggano. Pemprov Bengkulu juga berkomitmen agar infrastruktur transportasi di wilayah tersebut terus mendapat perhatian sehingga akses masyarakat terhadap layanan transportasi laut dapat berjalan lebih baik.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra