TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Bengkulu pada Mei hingga September 2026 memberikan dampak positif terhadap penerimaan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Hingga akhir September 2026, realisasi SWDKLLJ di wilayah tersebut tercatat mencapai Rp32,57 miliar atau meningkat 61,92 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni. Menurutnya, peningkatan penerimaan ini menjadi indikator positif dari upaya pemerintah dalam mendorong kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban administrasi dan pembayaran pajak kendaraan.
Apresiasi itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), SWDKLLJ, dan Opsen PKB. Pertemuan tersebut digelar di Aula PT Jasa Raharja Cabang Bengkulu, Kota Bengkulu, Senin (12/10/2026).
Dalam rapat koordinasi tersebut, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Bengkulu, Cynthia Eveline Jonathans, menyampaikan laporan realisasi penerimaan SWDKLLJ untuk periode Januari hingga September 2026.
Berdasarkan data yang dipaparkan, total penerimaan mencapai Rp32.572.881.100. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan pencapaian pada periode Januari–September 2025.
“Realisasi SWDKLLJ periode Januari–September saat ini mencapai Rp32.572.881.100, dengan kontribusi penyumbang tertinggi berasal dari Kota Bengkulu,” ujar Cynthia.
Dengan total penerimaan tersebut, rata-rata dana yang dihimpun setiap bulan mencapai sekitar Rp3,62 miliar. Kota Bengkulu tercatat sebagai daerah dengan kontribusi terbesar dalam mendukung pencapaian penerimaan SWDKLLJ di Provinsi Bengkulu.
Kenaikan sebesar 61,92 persen menjadi perhatian dalam evaluasi bersama, terutama karena peningkatan tersebut berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan bermotor selama lima bulan.Program pemutihan pajak kendaraan dinilai memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban administrasi kendaraan. Kebijakan tersebut juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran pemilik kendaraan agar lebih tertib dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak dan pengesahan STNK.
Tingginya partisipasi masyarakat selama periode pemutihan turut menjadi faktor yang dikaitkan dengan pertumbuhan realisasi SWDKLLJ. Meski demikian, optimalisasi penerimaan ke depan tetap membutuhkan koordinasi lintas instansi serta pelayanan yang mudah diakses oleh wajib pajak.
Herwan Antoni menegaskan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak dan respons masyarakat terhadap kebijakan pemerintah daerah.
“Tentu kita sangat mengapresiasi capaian ini. Terlebih lagi, peningkatan tajam pada SWDKLLJ terbukti dipicu oleh efektivitas program pemutihan pajak yang kita gelar kemarin,” kata Herwan.
Rakor tersebut turut dihadiri Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu Kombes Pol. M. Hasan serta para kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu.
Pertemuan ini menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan koordinasi dalam mengoptimalkan pengesahan STNK, pembayaran PKB, SWDKLLJ, dan Opsen PKB. Sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan Jasa Raharja diharapkan mampu menjaga tren positif penerimaan serta meningkatkan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor.
Ke depan, hasil evaluasi ini dapat menjadi bahan pertimbangan untuk merumuskan langkah lanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan mendorong pembayaran kewajiban kendaraan secara tepat waktu.
Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama instansi terkait diharapkan dapat mempertahankan kolaborasi tersebut agar manfaat kebijakan perpajakan tidak hanya tercermin dalam peningkatan penerimaan, tetapi juga dalam tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk tertib administrasi kendaraan.
Dengan realisasi SWDKLLJ yang telah melampaui Rp32,5 miliar hingga September 2026, Bengkulu mencatat perkembangan positif dalam optimalisasi penerimaan yang berkaitan dengan administrasi kendaraan bermotor.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra