TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kinerja aparatur sipil negara melalui penandatanganan perjanjian kerja di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor DLHK pada Kamis (19/2) dan dihadiri langsung oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, R.A. Denni.
Dalam kesempatan itu, Denni menyampaikan bahwa dokumen perjanjian kerja bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan bentuk komitmen nyata seluruh jajaran untuk mencapai target pembangunan sektor lingkungan hidup dan kehutanan di Bengkulu. Ia menekankan pentingnya rasa tanggung jawab kolektif dalam menjalankan amanah yang telah diberikan.
Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak dapat hanya dibebankan kepada pimpinan perangkat daerah semata. Setiap unsur, mulai dari pejabat struktural hingga staf pelaksana, memiliki peran strategis dalam menentukan capaian kinerja.
“Jangan sampai ada anggapan bahwa tanggung jawab hanya berada di pundak kepala dinas. Seluruh jajaran harus memiliki komitmen yang sama dan bekerja sesuai peran masing-masing,” tegas Denni di hadapan para pejabat dan pegawai yang hadir.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan di sektor lingkungan hidup dan kehutanan semakin kompleks. Isu kerusakan lingkungan, pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran, hingga pelestarian kawasan hutan membutuhkan kerja terencana dan kolaboratif. Karena itu, perjanjian kerja diharapkan menjadi pedoman sekaligus pengikat moral bagi seluruh aparatur dalam melaksanakan program.
Denni menambahkan, sinergi internal menjadi kunci agar target yang telah dirumuskan dalam dokumen perencanaan dapat tercapai tepat waktu dan sesuai indikator kinerja yang ditetapkan. Tanpa kekompakan, menurutnya, sebaik apa pun perencanaan tidak akan memberikan hasil optimal.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu, Safnizar, menyampaikan bahwa pihaknya telah menetapkan sejumlah sasaran strategis yang harus direalisasikan dalam waktu dekat. Target tersebut mencakup peningkatan kualitas lingkungan hidup, penguatan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi mencemari lingkungan, serta optimalisasi pengelolaan kawasan hutan.
Safnizar menjelaskan bahwa capaian target tidak bisa diraih secara parsial. Diperlukan kerja sama lintas bidang di internal dinas, termasuk koordinasi yang baik dengan pemerintah kabupaten/kota serta instansi terkait lainnya.
“Kita memiliki target yang jelas dan terukur. Untuk mencapainya, dibutuhkan sinergi, kolaborasi, dan kekompakan seluruh jajaran. Tidak bisa bekerja sendiri-sendiri,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa penandatanganan perjanjian kerja menjadi momentum untuk menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen bersama. Dengan adanya kesepakatan kinerja yang tertuang secara tertulis, setiap pejabat diharapkan memahami tanggung jawabnya dan mampu mempertanggungjawabkan hasil kerja secara transparan.
Lebih lanjut, Safnizar berharap seluruh pegawai dapat meningkatkan disiplin, integritas, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ia menilai bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penentu dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya di sektor lingkungan hidup dan kehutanan.
Acara berlangsung dalam suasana tertib dan penuh khidmat. Para pejabat yang terlibat menandatangani dokumen perjanjian kerja secara bergantian, disaksikan oleh Asisten II Setda Provinsi Bengkulu serta jajaran manajemen DLHK.
Kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif untuk menjalankan amanah yang telah disepakati. Momentum ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi benar-benar menjadi landasan dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan adanya penguatan komitmen melalui perjanjian kerja ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis target pembangunan di bidang lingkungan hidup dan kehutanan dapat tercapai secara maksimal, sekaligus memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra