TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Pemerintah Kota Bengkulu terus melakukan upaya penataan dan penertiban Pasar Panorama guna menciptakan lingkungan pasar yang tertib, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. Langkah ini mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk para pedagang yang berharap kebijakan penertiban dilakukan secara adil dan menyeluruh tanpa tebang pilih.
Salah seorang pedagang, Alex, mengungkapkan bahwa sebagian pedagang pada prinsipnya mendukung langkah pemerintah dalam menata pasar. Namun, ia menekankan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan kebijakan tersebut. Menurutnya, penertiban harus dilakukan secara merata kepada seluruh pedagang, baik yang berada di dalam maupun di luar area pasar.
“Harapan kami, jangan hanya separuh-separuh yang ditertibkan, tapi semua pedagang. Supaya tidak ada kesan tebang pilih,” ujar Alex. Ia menilai, jika penertiban hanya menyasar kelompok tertentu, maka akan memicu kecemburuan sosial dan berpotensi menimbulkan konflik di antara pedagang.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan bahwa penataan pasar merupakan bagian dari program jangka panjang untuk mengembalikan fungsi pasar sesuai peruntukannya. Pemerintah berkomitmen mengatur agar seluruh pedagang menempati lapak atau kios yang telah disediakan secara resmi.
“Intinya kita menata pasar agar pedagang menempati tempat yang sudah disediakan oleh pemerintah. Kita mengajak mereka berdagang pada tempatnya,” tegas Alex, mengutip penjelasan pemerintah. Dengan penataan yang teratur, diharapkan aktivitas jual beli dapat berjalan lebih lancar, akses pengunjung tidak terganggu, serta kebersihan dan keamanan pasar dapat terjaga.
Upaya penertiban ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. Pada Rabu pagi (17/12/2025), Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, turun langsung ke Pasar Panorama bersama sejumlah pejabat Pemprov Bengkulu. Kehadiran Wakil Gubernur tidak hanya untuk memantau harga kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu.
Dalam kesempatan tersebut, Mian meninjau langsung kondisi pasar, berdialog dengan pedagang, serta memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga. Ia menilai, penataan pasar harus dilakukan secara humanis dengan tetap memperhatikan kepentingan pedagang kecil.
Selain itu, Mian menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu siap memberikan backup dan dukungan kepada Pemerintah Kota Bengkulu agar proses penertiban berjalan kondusif. Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan kota dapat menciptakan pasar yang lebih tertata tanpa mengorbankan mata pencaharian pedagang.
Dengan adanya dukungan lintas pemerintahan serta keterlibatan pedagang, penataan Pasar Panorama diharapkan dapat berjalan efektif. Pemerintah mengajak seluruh pedagang untuk mematuhi aturan yang berlaku demi kepentingan bersama, sehingga Pasar Panorama dapat menjadi pusat ekonomi rakyat yang tertib, nyaman, dan berdaya saing.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra