Skip to main content

Pentingnya Pemprov Bengkulu Identifikasi Kebutuhan Tenaga Kerja di Pendidikan dan Kesehatan

Dempo Xler, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu dari Fraksi PAN, menyoroti pentingnya pembukaan Tes Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai langkah strategis pemerintah dalam menangani isu lapangan pekerjaan. Pada Jumat (14/02/24),(ft : Herdianson teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><< Dempo Xler, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu dari Fraksi PAN, menyoroti pentingnya pembukaan Tes Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai langkah strategis pemerintah dalam menangani isu lapangan pekerjaan. Pada Jumat (14/02/24), dalam pernyataannya, Dempo mengungkapkan bahwa meskipun pemerintah terus mendorong pengembangan sektor swasta dan Usaha Kecil Menengah (UKM), tes PNS tetap menjadi pilihan utama bagi generasi muda.

"Tes PNS menjadi impian banyak orang tua untuk anak-anak mereka, karena di negara kita, budaya menghargai seragam dan tampil gagah masih dominan. Meskipun gaji yang diberikan tidak selalu sebanding dengan beban kerja," ujar Dempo, setelah menjalani Reses masa persidangan ke-1 tahun 2024.

Dempo juga menegaskan perlunya pemerintah daerah, khususnya di Provinsi Bengkulu, untuk melakukan pendataan dan verifikasi kebutuhan tenaga kerja, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.

"Pemerintah perlu mengidentifikasi kebutuhan dengan cermat, tidak hanya dari segi teknis, tetapi juga aspek sosial dan kemampuan membangun hubungan dengan masyarakat," tambahnya.

Dalam konteks ini, pemerintah Provinsi Bengkulu telah mengusulkan 500 formasi PNS, sementara jumlah tenaga kerja yang tersedia di lingkungan Pemprov Bengkulu mencapai 1500 orang. Dempo menekankan bahwa tugas pemerintah daerah adalah memberikan usulan sesuai kebutuhan, dengan harapan agar kebutuhan daerah dapat dipenuhi. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah pusat.

"Sesuai tugas kita, kita mengusulkan sebanyak mungkin dan melakukan lobby agar kebutuhan daerah dapat terpenuhi. Tes CPNS menjadi salah satu peluang yang sangat diidamkan, terutama ketika belum ada lowongan pekerjaan lain yang tersedia," jelas Dempo.

Sementara itu, Sekdaprov Bengkulu, Isnan Fajri, membenarkan bahwa pihaknya telah mengajukan usulan formasi CPNS untuk tahun 2024. Namun, dia menekankan bahwa usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan dan belum mendapatkan klasifikasi resmi.

"Ada beberapa aspek yang kita usulkan terkait belanja pegawai. Mengingat anggaran belanja pegawai di Provinsi Bengkulu terbatas, perlu pertimbangan matang sebelum keputusan final diambil," ungkap Isnan.

(adv)

Pewarta : Herdianson 

Editing : Adi Saputra 

Top of Form