Skip to main content

Pj Sekda Bengkulu Pimpin Rapat TAPD Bahas Efisiensi dan Perencanaan APBD 2026

Pj Sekda Bengkulu Pimpin Rapat TAPD Bahas Efisiensi dan Perencanaan APBD 2026

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, memimpin langsung rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Bengkulu. Pertemuan penting tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor Gubernur Bengkulu pada Rabu (12/11), dan menjadi bagian dari tahapan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Rapat turut dihadiri oleh Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Shalia Alamajoya, beserta timnya. Dari jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu, hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Khairil Anwar, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan R.A. Denny, Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Nandar Munadi, serta Plt Kepala BKAD Provinsi Bengkulu Rizqi Al Fadli. Beberapa perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga ikut serta dalam pembahasan tersebut.

Selain pertemuan tatap muka, rapat ini juga diikuti secara daring melalui platform Zoom Meeting oleh perwakilan Kemendagri lainnya, yakni Rikie dan Fernando. Partisipasi mereka menunjukkan komitmen pemerintah pusat untuk terus memperkuat koordinasi dan sinkronisasi kebijakan perencanaan serta penganggaran dengan pemerintah daerah.

Dalam arahannya, Pj Sekda Herwan Antoni menegaskan bahwa rapat TAPD merupakan forum strategis dalam memastikan perencanaan dan pengelolaan anggaran daerah berjalan efektif, efisien, dan sesuai dengan prioritas pembangunan. Ia mengingatkan agar setiap perangkat daerah mampu menyusun program dan kegiatan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat serta mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Tahun 2026 harus menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat efektivitas anggaran dan memastikan seluruh belanja daerah tepat sasaran. Pengelolaan keuangan daerah tidak boleh hanya fokus pada penyerapan, tetapi juga pada dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Herwan.

Sementara itu, Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Kemendagri, Shalia Alamajoya, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menyiapkan rancangan APBD secara tepat waktu dan terkoordinasi. Ia menekankan pentingnya efisiensi belanja serta penyesuaian terhadap kebijakan fiskal nasional yang berorientasi pada kemandirian daerah.

“Pemerintah pusat akan terus mendampingi daerah agar proses perencanaan dan penganggaran berjalan sinkron dengan target pembangunan nasional, namun tetap mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan lokal,” jelasnya.

Rapat tersebut juga membahas sejumlah evaluasi terkait realisasi APBD tahun berjalan, termasuk identifikasi kendala dalam pelaksanaan program prioritas daerah. Pembahasan diarahkan untuk menemukan solusi atas hambatan yang dihadapi, sehingga pelaksanaan program pembangunan dapat dilakukan lebih optimal di tahun berikutnya.

Melalui koordinasi antara TAPD, BKAD, dan Kemendagri ini, diharapkan tercipta sinergi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil pembangunan. Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran sebagai fondasi utama dalam mempercepat kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra