Skip to main content

Rapim Polda Bengkulu 2026: Pemprov Siapkan 21 Program Unggulan Selaras Asta Cita

Rapim Polda Bengkulu 2026: Pemprov Siapkan 21 Program Unggulan Selaras Asta Cita

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Rapat Pimpinan (Rapim) Tahun 2026 yang digelar Kepolisian Daerah Bengkulu berlangsung di Aula Rupatama Awaludin Djamin, Kamis (19/2), dalam suasana penuh semangat kolaborasi. Forum strategis ini menjadi ajang konsolidasi jajaran kepolisian sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, bersama para pejabat utama Polda Bengkulu serta perwakilan Forkopimda. Rapim tahun ini tidak hanya membahas evaluasi kinerja dan arah kebijakan kepolisian, tetapi juga menyelaraskan langkah bersama dalam mendukung agenda pembangunan daerah tahun 2026.

Dalam paparannya, Mian menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu telah merumuskan 21 program prioritas yang akan dijalankan pada 2026. Seluruh program tersebut dirancang agar sejalan dengan visi pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, keselarasan kebijakan pusat dan daerah menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, fokus utama pemerintah provinsi mencakup percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan layanan kesehatan melalui skema Universal Health Coverage (UHC), peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan, hingga optimalisasi sektor pariwisata dan hilirisasi sumber daya alam. Program-program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah “Seribu Jalan Mulus”. Inisiatif ini bertujuan mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di berbagai wilayah kabupaten dan kota. Menurut Mian, konektivitas yang baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, memangkas biaya logistik, dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Infrastruktur jalan yang memadai juga diyakini mampu membuka akses wilayah terisolasi sehingga mendorong pemerataan pembangunan.

Untuk merealisasikan program tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali mengalokasikan anggaran infrastruktur jalan sebesar Rp477 miliar pada tahun ini. Anggaran tersebut difokuskan pada ruas-ruas strategis yang mendukung sentra produksi pertanian dan perikanan, serta jalur penghubung antarwilayah. Pemerintah optimistis, investasi di sektor infrastruktur akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian masyarakat.

Selain infrastruktur, sektor kesehatan juga menjadi prioritas. Pemerintah daerah menargetkan penguatan layanan UHC agar seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terkendala biaya. Upaya ini mencakup peningkatan fasilitas kesehatan, ketersediaan tenaga medis, serta optimalisasi pelayanan di rumah sakit dan puskesmas.

Di sisi lain, peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan dilakukan melalui dukungan sarana produksi, akses permodalan, serta stabilisasi harga komoditas. Pemerintah juga mendorong hilirisasi hasil pertanian dan perikanan agar memiliki nilai tambah sebelum dipasarkan. Dengan demikian, pendapatan masyarakat di sektor primer diharapkan meningkat secara signifikan.

Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Mardiyono, dalam kesempatan tersebut menegaskan komitmen institusinya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Ia menyatakan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan. Tanpa situasi yang kondusif, berbagai program strategis tidak akan berjalan optimal.

Menurutnya, Polda Bengkulu siap mendukung setiap kebijakan pembangunan, mulai dari pengamanan proyek infrastruktur hingga menjaga stabilitas distribusi pangan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencegah potensi gangguan keamanan yang dapat menghambat roda pembangunan.

Rapim 2026 ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi dan langkah antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mempercepat realisasi program prioritas, sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan secara merata oleh masyarakat Bengkulu.

Dengan komitmen bersama antara pemerintah provinsi dan jajaran kepolisian, arah pembangunan Bengkulu tahun 2026 diproyeksikan semakin terstruktur dan terukur. Kolaborasi yang solid diyakini menjadi modal utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional.

Perwarta : Amg

Editing : Adi Saputra