TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Progres pembangunan Taman Tabut yang berlokasi di kawasan Benteng Marlborough, Kota Bengkulu, terus menunjukkan perkembangan pesat. Hingga pertengahan Desember, pengerjaan fisik taman tersebut telah mencapai 87 persen dan diperkirakan selesai sebelum pergantian tahun. Pemerintah Kota Bengkulu menargetkan taman ini dapat segera dibuka untuk masyarakat dan wisatawan sebagai ikon ruang publik baru yang menghadirkan perpaduan budaya dan estetika modern.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Noprisman, mengungkapkan bahwa hampir seluruh pekerjaan utama sudah memasuki tahap akhir. Pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai jadwal meski terdapat beberapa tantangan teknis di lapangan. Menurutnya, tim kontraktor terus bekerja maksimal agar penyelesaian dapat berlangsung tepat waktu.
“Hampir seluruh elemen pada Taman Tabut telah memasuki tahap finishing, termasuk area tulisan Taman Tabot, penataan taman, serta pengerjaan lanskap di sekitarnya. Kita optimis proses ini segera tuntas dan dapat langsung diserahterimakan,” jelas Noprisman, Jumat (12/12).
Di antara seluruh komponen pembangunan, hanya satu struktur utama yang masih menunggu penyelesaian, yaitu tugu Tabut. Tugu ini menjadi ikon sentral taman dan dirancang untuk mencerminkan nilai budaya Tabut yang merupakan tradisi khas masyarakat Bengkulu. Noprisman menjelaskan bahwa pengerjaannya kini tinggal pada tahap pengecatan dan penyempurnaan ornamen.
“Untuk tugu Tabut, progresnya juga sudah hampir selesai. Proses pengecatan saja yang masih berjalan. Jika cuaca mendukung, kami menargetkan satu minggu ke depan seluruh rangkaian pengerjaan bisa dituntaskan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Taman Tabut tidak hanya difungsikan sebagai ruang publik untuk rekreasi, tetapi juga sebagai ruang edukasi budaya. Dengan memadukan arsitektur modern, elemen tradisional, dan area hijau yang tertata, taman ini diharapkan menjadi ruang terbuka yang memperkuat identitas daerah.
Ruang publik tersebut juga dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung melalui berbagai fasilitas, seperti area duduk, pencahayaan artistik, jalur pedestrian, dan titik-titik foto yang mengangkat ciri khas Tabut. Penataan lanskap yang harmonis di sekitar kawasan juga diharapkan menciptakan suasana yang lebih tertib, rapi, dan ramah wisatawan.
Selain menambah daya tarik kawasan Benteng Marlborough, pembangunan Taman Tabut menjadi bagian dari strategi Pemkot Bengkulu dalam memperluas ruang terbuka hijau dan menambah destinasi wisata kota. Dengan hadirnya taman ini, pemerintah berharap terjadi peningkatan aktivitas wisata di pusat kota, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil di sekitarnya.
Warga Bengkulu juga menyambut baik pembangunan taman ini. Banyak yang menilai kehadiran Taman Tabut akan memberikan alternatif baru untuk bersantai dan beraktivitas bersama keluarga. Selain itu, lokasinya yang berdekatan dengan salah satu situs bersejarah terbesar di Bengkulu menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang ingin menikmati perpaduan wisata sejarah dan ruang publik modern.
Dengan progres yang sudah mencapai 87 persen dan optimisme penyelesaian akhir tahun, Taman Tabut diproyeksikan menjadi landmark baru Kota Bengkulu yang menggabungkan nilai budaya, estetika, dan kenyamanan. Pemerintah berharap ruang publik ini bisa menjadi kebanggaan bersama sekaligus menjadi wajah baru kota yang lebih menarik dan inklusif bagi semua kalangan.
Pewarta : Amg
Editinvg : Adi Saputra