Skip to main content

RUPS Bank Bengkulu 2026 Resmi Lantik Dirut dan Komisaris Independen Baru, Ini Harapan Gubernur

Suasana Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Bengkulu yang dihadiri para kepala daerah se-Provinsi Bengkulu.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<>>  Bank Bengkulu kembali menorehkan babak penting dalam perjalanan korporasinya melalui pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang sekaligus mengukuhkan jajaran pimpinan baru untuk periode 2026–2030. Agenda strategis ini digelar di Aula Mochtar Azaheri Lantai 7 Kantor Pusat Bank Bengkulu pada Senin (22/6/2026).

Dalam forum tersebut, Iswahyudi resmi ditetapkan sebagai Direktur Utama, sementara Aprikie Putra Wijaya dipercaya menjabat sebagai Komisaris Independen. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan dihadiri para kepala daerah se-Provinsi Bengkulu selaku pemegang saham, jajaran komisaris, direksi, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa jabatan yang baru diemban bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas, tanggung jawab, dan visi jangka panjang.

Ia menekankan bahwa tantangan industri perbankan saat ini semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan teknologi, digitalisasi layanan, serta dinamika ekonomi nasional maupun global.

“Keberhasilan sebuah bank daerah tidak hanya diukur dari capaian program, tetapi juga dari kemampuan beradaptasi, berinovasi, dan membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Helmi Hasan dalam sambutannya.

Bupati Bengkulu Tengah Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., turut memberikan apresiasi atas pelantikan jajaran pimpinan baru tersebut. Ia menilai bahwa pergantian kepemimpinan merupakan momentum penting untuk memperkuat peran Bank Bengkulu sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Menurutnya, Bank Bengkulu memiliki posisi strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan, mulai dari pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan layanan keuangan daerah, hingga penguatan sektor produktif yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Bengkulu harus terus diperkuat agar pembangunan ekonomi dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Penetapan Direktur Utama dan Komisaris Independen Bank Bengkulu bukanlah proses singkat. Seluruh tahapan seleksi telah dilakukan secara ketat, transparan, dan mengacu pada ketentuan serta regulasi yang berlaku di sektor perbankan nasional.

Hal ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), sekaligus memastikan bahwa setiap keputusan strategis didasarkan pada prinsip profesionalisme, akuntabilitas, dan kehati-hatian.

Dengan dilantiknya Iswahyudi sebagai Direktur Utama dan Aprikie Putra Wijaya sebagai Komisaris Independen, publik menaruh harapan besar terhadap percepatan transformasi Bank Bengkulu menuju lembaga keuangan daerah yang lebih modern, kompetitif, dan adaptif terhadap era digital.

Fokus utama ke depan diharapkan mencakup penguatan layanan digital banking, perluasan akses pembiayaan daerah, serta peningkatan kualitas layanan kepada nasabah di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

Bank Bengkulu juga diharapkan mampu memperluas perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan inklusif.

Pewarta : Harlis Sang Putra 

Editing : Adi Saputra