TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong terciptanya budaya kerja yang produktif di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui pelaksanaan apel pagi keliling yang rutin digelar di setiap OPD, sekaligus menjadi momentum untuk mengevaluasi kondisi lingkungan kerja serta pelaksanaan program prioritas pemerintah daerah.
Pada Rabu (29/7/2026), Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, bertindak sebagai pembina apel pagi di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin Pemerintah Provinsi Bengkulu yang menyasar satu OPD setiap pekan sebagai bentuk penguatan koordinasi, pembinaan aparatur, serta peningkatan disiplin kerja.
Dalam amanatnya, Herwan Antoni menegaskan bahwa apel keliling bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, agenda tersebut menjadi wadah mempererat komunikasi antara pimpinan daerah dengan seluruh ASN sekaligus memastikan berbagai arahan Gubernur Bengkulu dapat dijalankan secara optimal di setiap perangkat daerah.
Ia menjelaskan, salah satu perhatian pemerintah saat ini adalah menciptakan lingkungan perkantoran yang bersih, tertata, hijau, dan memiliki nilai manfaat. Karena itu, setiap OPD didorong untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar kantor sehingga tidak hanya menjadi ruang terbuka, tetapi juga mampu menghasilkan nilai ekonomi maupun mendukung program ketahanan pangan.
"Dinas Ketahanan Pangan telah menunjukkan contoh yang sangat baik. Lahan kantor dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis sayuran, bahkan hasilnya sudah dapat dipanen. Hal seperti ini layak menjadi inspirasi bagi OPD lainnya agar lingkungan kantor menjadi lebih produktif," ujar Herwan Antoni.
Pada kesempatan tersebut, Sekda bersama jajaran Dinas Ketahanan Pangan juga melakukan panen sayuran yang ditanam di area perkantoran. Berbagai komoditas hortikultura yang tumbuh subur menjadi bukti bahwa lahan terbatas pun dapat dimanfaatkan secara maksimal apabila dikelola dengan baik.
Menurut Herwan, konsep pemanfaatan lahan perkantoran ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Selain memberikan contoh kepada masyarakat, langkah tersebut juga menjadi edukasi bahwa budaya menanam dapat dilakukan di mana saja, termasuk di lingkungan kantor pemerintahan.
Tak hanya membahas pemanfaatan lahan, Herwan Antoni juga memberikan motivasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tetap menjaga semangat dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ia mengingatkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan pemerintah tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa pelayanan publik harus tetap menjadi prioritas utama. ASN dituntut mampu bekerja secara kreatif, inovatif, dan efisien sehingga berbagai program pembangunan tetap berjalan sesuai target meskipun berada dalam situasi penghematan anggaran.
"Kondisi efisiensi anggaran jangan dijadikan alasan untuk menurunkan kinerja. Justru kita harus semakin inovatif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu, Arif Gunadi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Sekda Provinsi Bengkulu di instansinya.
Menurut Arif, arahan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kinerja sekaligus menjaga lingkungan kantor agar tetap bersih, hijau, dan produktif.
Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan kantor telah menjadi salah satu program yang dijalankan Dinas Ketahanan Pangan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan Provinsi Bengkulu. Berbagai jenis tanaman sayuran dibudidayakan secara berkelanjutan dan hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai contoh praktik pertanian sederhana yang mudah diterapkan.
"Kami akan terus mengoptimalkan seluruh potensi yang ada, termasuk lahan di lingkungan kantor, agar lebih produktif. Harapannya, langkah ini dapat mendukung program ketahanan pangan sekaligus menjadi inspirasi bagi OPD lain di Provinsi Bengkulu," ujar Arif Gunadi.
Program pemanfaatan lahan perkantoran tersebut diharapkan mampu menciptakan budaya kerja yang lebih produktif sekaligus memperkuat gerakan penghijauan di lingkungan pemerintahan. Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis, apabila seluruh OPD menerapkan konsep serupa, maka tidak hanya tercipta lingkungan kerja yang asri dan nyaman, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan daerah serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra