TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>>
Proses seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Seluma periode 2026–2031 resmi dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Selasa (30/09/2025). Seleksi ini dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Seluma, H. Hendarsyah, SIP, MT yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Seleksi (Pansel).
Dalam laporannya, Hendarsyah menjelaskan bahwa kegiatan seleksi ini merupakan tindak lanjut dari tahapan administrasi yang sebelumnya telah dilaksanakan. Sebanyak 12 orang peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, kini mengikuti tes lanjutan yang terdiri dari tes tertulis dan tes wawancara.
“Seleksi ini bertujuan untuk menjaring 10 orang calon pimpinan Baznas Kabupaten Seluma yang memenuhi kriteria. Nantinya, nama-nama tersebut akan dikirim ke Baznas pusat melalui Baznas Provinsi Bengkulu untuk dipilih menjadi lima orang pimpinan definitif,” terang Hendarsyah.
Ia menambahkan, masa jabatan pimpinan Baznas Kabupaten Seluma periode saat ini akan segera berakhir pada Januari 2026, sehingga proses seleksi harus dilakukan lebih awal agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan. “Dengan adanya proses seleksi yang transparan dan profesional ini, kita berharap kepemimpinan Baznas ke depan semakin kuat, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Seluma,” tambahnya.
Seleksi berlangsung dalam dua tahap utama. Pertama, tes tertulis yang menguji pengetahuan peserta mengenai regulasi zakat, tata kelola kelembagaan, hingga strategi pengumpulan dan pendistribusian zakat. Kedua, tes wawancara yang menilai integritas, visi misi, serta komitmen peserta terhadap pemberdayaan umat melalui program Baznas.
Ketua Pansel menegaskan bahwa proses seleksi ini dilakukan secara objektif dan independen. Tim seleksi terdiri dari unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta perwakilan akademisi. “Kami ingin memastikan bahwa yang terpilih benar-benar sosok yang amanah, profesional, dan memiliki dedikasi tinggi dalam mengelola zakat di Kabupaten Seluma,” jelasnya.
Baznas sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia memiliki peran strategis dalam mendorong kesejahteraan umat. Di tingkat daerah, Baznas Kabupaten Seluma diharapkan mampu meningkatkan pengumpulan zakat dari masyarakat sekaligus menyalurkannya secara tepat sasaran. Selama ini, Baznas Seluma telah menjalankan sejumlah program sosial, mulai dari bantuan untuk fakir miskin, beasiswa pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
Masyarakat menaruh harapan besar terhadap proses seleksi ini. Sejumlah tokoh agama dan masyarakat Seluma menilai bahwa kepemimpinan Baznas harus dipegang oleh figur yang tidak hanya paham agama, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial yang baik. “Baznas itu lembaga yang mengelola dana umat, jadi harus dipimpin oleh orang yang jujur dan profesional. Kami berharap seleksi ini menghasilkan pimpinan yang bisa mengangkat nama Baznas Seluma lebih baik lagi,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.
Usai pelaksanaan seleksi, hasil penilaian akan disampaikan secara resmi kepada Baznas pusat. Proses selanjutnya berada di tangan Baznas provinsi dan pusat yang akan menetapkan lima orang pimpinan terpilih untuk masa bakti 2026–2031.
Dengan seleksi yang terbuka dan profesional ini, diharapkan Baznas Kabupaten Seluma ke depan dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang lebih optimal.
Pewarta : Iksanuddin
Editing : Adi Saputra