Skip to main content

Sensasi Mancing Belanak di Malam Hari, Lebih Menantang dan Seru

Sensasi Mancing Belanak di Malam Hari, Lebih Menantang dan Seru

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Aktivitas memancing ikan belanak kini tak hanya menjadi rutinitas di siang hari. Para pemancing justru semakin antusias memburu ikan tersebut di malam hari. Suasana malam yang lebih tenang dan sejuk menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta mancing belanak.

Salah satu pemancing, Nanda (35), mengaku lebih menikmati suasana memancing di malam hari dibandingkan siang. Menurutnya, nuansa yang berbeda membuat pengalaman memancing terasa lebih seru.

“Kalau malam itu suasananya lebih adem, nggak panas seperti siang. Sambil mancing bisa ngobrol santai sama teman-teman. Jadi selain cari ikan, kita juga sekalian cari hiburan,” ujarnya sambil tersenyum.

Ia menambahkan, memancing di malam hari memberikan sensasi tersendiri, apalagi saat air pasang dan ikan belanak mulai aktif mencari makan. Para pemancing pun harus lebih jeli dan sabar menunggu umpan disambar.

Hal senada juga disampaikan oleh Riko (27), seorang pemancing lainnya yang kerap berburu belanak selepas maghrib hingga dini hari. Menurut Riko, suasana malam justru lebih mendukung dan memberi tantangan tersendiri dalam menangkap ikan belanak.

“Kalau malam kami biasanya pakai alat bantu seperti Starlet atau lampu kecil supaya pelampung bisa kelihatan saat disambar ikan,” katanya.

Riko menjelaskan bahwa ikan belanak termasuk jenis ikan yang cukup sensitif dan lincah. Oleh karena itu, dibutuhkan teknik dan kesabaran tinggi saat memancing, terutama di malam hari ketika penglihatan terbatas.

“Yang bikin seru itu waktu pelampung mulai goyang pelan-pelan, terus tiba-tiba tenggelam. Itu tandanya ikan mulai makan umpan. Di situ adrenalin langsung naik,” tambahnya.

Lokasi favorit para pemancing belanak biasanya berada di kolam bebek tapak Badri Kota Bengkulu dan daerah perairan yang tenang seperti muara sungai, tepian pelabuhan, hingga dermaga yang memiliki arus tidak terlalu deras. Pada malam hari, tempat-tempat ini menjadi lebih sepi dan cocok untuk memancing sambil menikmati ketenangan.

Tidak hanya sekadar hobi, bagi sebagian pemancing, kegiatan ini juga menjadi alternatif untuk mendapatkan ikan segar tanpa harus membeli di pasar. Selain itu, hasil tangkapan kadang bisa dijual atau dibagikan kepada keluarga dan tetangga.

Fenomena memancing belanak di malam hari kini menjadi tren tersendiri di kalangan komunitas pemancing. Beberapa di antaranya bahkan membentuk kelompok khusus yang rutin mengadakan kegiatan mancing bareng, lengkap dengan peralatan dan strategi masing-masing.

Dengan semakin banyaknya peminat, para pemancing berharap lokasi-lokasi mancing tetap dijaga kebersihannya agar tidak mengganggu ekosistem dan kenyamanan sesama pemancing. Mereka juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan, terutama saat memancing di malam hari yang rawan terpeleset atau tergelincir.

“Keselamatan tetap nomor satu. Kita harus waspada, pakai sepatu anti licin dan bawa penerangan yang cukup. Jangan lupa juga bawa air minum dan camilan biar tetap semangat,” pungkas Nanda.

Memancing belanak di malam hari bukan hanya tentang menangkap ikan, tetapi juga tentang menikmati waktu, berbagi cerita, dan merasakan kedamaian yang sulit ditemukan di tengah hiruk-pikuk siang hari.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra