Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Hadiri Takziah Malam Ketiga Almarhum Ronald Junaidi, Serahkan Dokumen Administrasi Lengkap untuk Keluarga

Wali Kota Bengkulu Hadiri Takziah Malam Ketiga Almarhum Ronald Junaidi, Serahkan Dokumen Administrasi Lengkap untuk Keluarga

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>  Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga almarhum Ronald Junaidi bin Alirudin (48) di Jalan Letkol Santoso, Kelurahan Pasar Melintang, Kota Bengkulu. Pada Kamis malam (4/9), Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi hadir langsung dalam takziah malam ketiga untuk memberikan doa, dukungan, sekaligus penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Dalam sambutannya, Dedy menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. Ia berdoa semoga almarhum Ronald husnul khatimah, mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. “Kita semua berharap almarhum meninggalkan dunia dalam keadaan baik, amal ibadahnya diterima Allah SWT, dan seluruh keluarga diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ungkap Dedy.

Kehadiran orang nomor dua di Kota Bengkulu ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum, tetapi juga menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap warganya. Dedy menegaskan bahwa Pemkot Bengkulu selalu berusaha hadir, baik di tengah kebahagiaan maupun dalam suasana duka masyarakat.

Pada kesempatan itu, Dedy juga menyerahkan langsung paket layanan administrasi kependudukan yang dikenal dengan sebutan 4 in 1. Layanan ini mencakup perubahan data pada Kartu Keluarga (KK), penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP) baru bagi ahli waris, Akta Kematian, serta dokumen terkait Taspen. Dengan begitu, keluarga tidak perlu lagi repot mengurus dokumen ke berbagai instansi setelah adanya musibah kematian.

Menurut Dedy, layanan ini merupakan wujud nyata dari program Pemerintah Kota Bengkulu yang berupaya memberikan kemudahan administrasi bagi warganya. “Kami ingin keluarga yang sedang berduka tidak terbebani dengan urusan dokumen. Semua bisa langsung selesai dan diterima oleh pihak keluarga tanpa harus bolak-balik ke kantor dinas terkait,” jelasnya.

Program 4 in 1 ini sendiri sudah berjalan beberapa waktu terakhir dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Melalui inovasi tersebut, Pemkot Bengkulu berharap pelayanan publik dapat lebih cepat, praktis, dan responsif, khususnya dalam kondisi darurat seperti kematian.

Tak hanya itu, keberadaan layanan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bengkulu dalam mewujudkan pemerintahan yang dekat dengan masyarakat. “Kehadiran pemerintah bukan hanya saat masyarakat tersenyum, tetapi juga ketika mereka sedang bersedih. Inilah bentuk perhatian yang ingin terus kita tanamkan,” tambah Dedy.

Sejumlah tokoh masyarakat dan warga sekitar turut hadir dalam takziah malam ketiga tersebut. Mereka mengapresiasi langkah Pemkot yang memberikan pelayanan administrasi secara langsung kepada keluarga almarhum. Warga menilai kebijakan tersebut sangat membantu, karena di tengah suasana duka, seringkali keluarga tidak memiliki tenaga maupun waktu untuk mengurus administrasi yang cukup rumit.

Dengan adanya inovasi pelayanan 4 in 1, keluarga almarhum Ronald Junaidi dapat lebih fokus pada doa dan proses pemakaman tanpa perlu khawatir mengenai perubahan data kependudukan maupun hak pensiun yang ditinggalkan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik semata, tetapi juga lewat pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga, terutama di saat-saat sulit.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra