Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Hadiri Takziah Malam Ketiga Almarhumah Rosmayani, Sampaikan Pesan Kehidupan

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi didampingi jajaran Pemerintah Kota Bengkulu menghadiri takziah malam ketiga almarhumah Rosmayani binti Busran di Kelurahan Tengah Padang, Sabtu (18/7/2026), sekaligus menyampaikan belasungkawa serta pesan agar masyarakat memperbanyak amal sebagai bekal kehidupan akhirat.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<<>>>  Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti kediaman almarhumah Rosmayani binti Busran di Jalan Abu Hanifah, RT 13 RW 01, Kelurahan Tengah Padang, Kota Bengkulu, Sabtu malam (18/7/2026). Ratusan pelayat yang terdiri dari keluarga, kerabat, tetangga, hingga tokoh masyarakat berkumpul dalam rangka mengikuti takziah malam ketiga sebagai bentuk penghormatan sekaligus mendoakan almarhumah.

Di tengah suasana duka tersebut, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi hadir secara langsung untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran orang nomor satu di Kota Bengkulu itu menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Wali Kota datang didampingi jajaran Pemerintah Kota Bengkulu, mulai dari para Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat di lingkungan Pemkot, anggota DPRD Kota Bengkulu, hingga perwakilan Bank Bengkulu. Kehadiran rombongan pemerintah disambut hangat oleh keluarga besar almarhumah.

Dalam kesempatan tersebut, Dedy Wahyudi menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya hadir saat masyarakat merasakan kebahagiaan, tetapi juga ketika warga menghadapi cobaan dan kehilangan anggota keluarga.

Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat merupakan nilai penting yang harus terus dijaga agar hubungan emosional tetap terjalin dengan baik.

Ajak Masyarakat Merenungkan Hakikat Kehidupan

Pada tausiah singkat yang disampaikan di hadapan para jamaah, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peristiwa kematian sebagai pengingat bahwa kehidupan di dunia hanya bersifat sementara.

Ia mengingatkan bahwa perjalanan hidup manusia berlangsung sangat cepat. Waktu yang terus berjalan seharusnya dimanfaatkan untuk memperbanyak amal ibadah dan perbuatan baik sebagai bekal menuju kehidupan akhirat.

"Dunia ini sementara, akhirat selamanya. Dunia ini hanyalah tempat kita canda gurau belaka. Tak terasa, rasa-rasanya baru kemarin kita menikahkan anak, tahu-tahu anak kita punya anak dan kita sudah dapat cucu. Kita tua, cepatnya waktu itu. Maka insya Allah, dengan Allah berikan kita kesehatan dan sisa umur ini, mari bersama-sama kita pupuk amal sebanyak mungkin," ujar Dedy Wahyudi.

Pesan tersebut disampaikan dengan penuh ketulusan dan disambut khusyuk oleh seluruh jamaah yang hadir. Banyak di antara pelayat yang tampak larut dalam suasana haru saat mendengarkan nasihat mengenai pentingnya mempersiapkan bekal kehidupan setelah dunia.

Berikan Dukungan Moril kepada Keluarga

Selain menyampaikan tausiah, Wali Kota juga memberikan dukungan moril kepada keluarga besar almarhumah, khususnya suami, anak-anak, menantu, serta empat orang cucu yang kini harus melanjutkan kehidupan tanpa kehadiran sosok ibu dan nenek tercinta.

Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menerima ketentuan Allah SWT.

Dedy juga mengingatkan bahwa doa dari keluarga dan orang-orang terdekat menjadi salah satu bentuk bakti yang tidak akan terputus bagi mereka yang telah berpulang.

Tegaskan Komitmen Pelayanan Pemerintah

Momentum takziah tersebut turut dimanfaatkan Wali Kota untuk kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia memastikan seluruh jajaran pemerintah, mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan hingga Ketua RT, akan terus hadir membantu masyarakat dalam berbagai kebutuhan.

Menurutnya, berbagai program pelayanan publik seperti layanan kesehatan gratis, bantuan sosial, pelayanan administrasi kependudukan, hingga akses pendidikan yang merata akan terus menjadi prioritas Pemerintah Kota Bengkulu.

"Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat dalam segala kondisi. Bukan hanya ketika ada kegiatan seremonial, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan dukungan dan perhatian," ungkapnya.

Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Bengkulu untuk membangun pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Ditutup dengan Doa Bersama

Rangkaian takziah malam ketiga ditutup dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Seluruh jamaah memanjatkan doa agar almarhumah Rosmayani binti Busran memperoleh ampunan atas segala dosa dan khilafnya, dilapangkan alam kuburnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Doa juga dipanjatkan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keteguhan hati, dan kekuatan dalam menjalani hari-hari ke depan.

Kehadiran Wali Kota Bengkulu beserta jajaran Pemerintah Kota dalam takziah tersebut menjadi cerminan bahwa nilai kepedulian sosial dan kebersamaan tetap menjadi bagian penting dalam membangun hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat. Momen ini sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap musibah terdapat pelajaran berharga tentang makna kehidupan, kebersamaan, dan pentingnya memperbanyak amal sebagai bekal menuju kehidupan yang kekal.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra