Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Hadiri Takziah, Serahkan Dokumen Administrasi untuk Keluarga Almarhum

Wali Kota Bengkulu Hadiri Takziah, Serahkan Dokumen Administrasi untuk Keluarga Almarhum

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<<>>>   

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menghadiri takziah malam kedua atas wafatnya almarhum Shalihin bin Bahak Udin, warga Jalan Hibrida 10, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Rabu malam (3/9). Kehadiran orang nomor satu di Kota Bengkulu tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.

Dalam suasana penuh haru, Dedy Wahyudi menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum. Ia mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Semoga almarhum berpulang dalam keadaan husnul khatimah, amal ibadahnya diterima, dosa-dosanya diampuni, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta keikhlasan,” ujar Dedy.

Dedy menekankan bahwa takziah bukan sekadar formalitas, melainkan wujud solidaritas dan empati antar sesama. Menurutnya, dukungan doa serta kehadiran langsung dari masyarakat maupun pemerintah sangat berarti bagi keluarga yang tengah berduka.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Pemerintah Kota Bengkulu turut menyerahkan dokumen administrasi kependudukan yang disebut “4 in 1” kepada keluarga almarhum. Paket dokumen ini meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang telah diperbarui, Kartu Keluarga (KK), Akta Kematian, serta dokumen Taspen bagi yang berhak. Program ini menjadi salah satu inovasi pelayanan cepat yang digagas Pemkot Bengkulu agar keluarga tidak terbebani dengan proses pengurusan administrasi pasca kehilangan anggota keluarga.

“Kami ingin memastikan, setiap warga yang mengalami musibah kematian mendapatkan layanan administrasi kependudukan dengan cepat dan tanpa biaya. Dengan begitu, keluarga tidak perlu lagi repot mengurus berkas di tengah situasi duka,” jelas Dedy.

Program layanan administrasi “4 in 1” ini sebelumnya telah berjalan di sejumlah kelurahan dan mendapat apresiasi masyarakat. Melalui program tersebut, Pemkot Bengkulu berupaya menghadirkan negara di tengah masyarakat, terutama pada saat mereka berada dalam kondisi sulit.

Kehadiran wali kota pada malam takziah tersebut juga disambut hangat oleh keluarga besar almarhum dan warga sekitar. Mereka menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan Pemkot Bengkulu. Bagi keluarga, selain doa, perhatian dari pemerintah menjadi penguat semangat untuk tetap tegar menghadapi cobaan.

Selain itu, Wali Kota Dedy juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan kepedulian sosial antar warga. Menurutnya, nilai kebersamaan dan gotong royong adalah kekuatan utama masyarakat Bengkulu yang harus terus dipelihara.

“Musibah bisa datang kapan saja. Karena itu, mari kita saling peduli, saling membantu, dan saling mendoakan. Dengan kebersamaan, insyaallah kita bisa melewati setiap ujian,” pesan Dedy.

Acara takziah malam kedua itu berlangsung khidmat, diisi dengan doa bersama, tahlil, serta lantunan ayat suci Al-Qur’an. Masyarakat yang hadir terlihat larut dalam suasana penuh doa, berharap almarhum mendapatkan rahmat Allah SWT.

Dengan langkah nyata seperti ini, Pemkot Bengkulu terus menunjukkan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam program pembangunan, tetapi juga dalam situasi duka dan kemanusiaan.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra