TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Walikota Bengkulu melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Lia Kamilila, resmi membuka kegiatan pelatihan serta peningkatan pemahaman peraturan cabang olahraga (cabor) pencak silat se-Kota Bengkulu. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Adeeva, Senin (1/12/25), dan diikuti oleh para pelatih, wasit, serta atlet dari berbagai perguruan silat di Kota Bengkulu.
Dalam sambutannya, Lia menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam dunia olahraga merupakan langkah penting untuk mendorong prestasi atlet di tingkat daerah maupun nasional. Menurutnya, pencak silat sebagai olahraga tradisional sekaligus seni bela diri khas Nusantara membutuhkan pembinaan yang berkelanjutan, terutama dari sisi pemahaman peraturan dan teknik terbaru yang terus berkembang.
Lia menekankan pentingnya sikap disiplin, kerja sama, dan keseriusan dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Ia berharap para peserta tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga benar-benar memaksimalkan kesempatan ini untuk menambah wawasan serta meningkatkan kualitas diri sebagai pelatih maupun atlet.
“Saya berharap seluruh pelatih dan atlet dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Jadikan pelatihan dan upgrade peraturan ini sebagai momentum untuk memperkuat kekompakan, memperkaya pengetahuan, dan meningkatkan kemampuan jelang berbagai ajang kompetisi,” ujar Lia.
Ia menambahkan bahwa ke depan Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen mendukung kegiatan pembinaan olahraga, terutama cabor yang berpotensi menyumbang prestasi bagi daerah. Pemerintah juga mendorong organisasi olahraga untuk menjalin komunikasi yang baik, memperkuat struktur pembinaan, dan memastikan transfer ilmu dari pelatih senior kepada atlet muda berjalan optimal.
Sementara itu, panitia pelaksana menyampaikan bahwa pelatihan dan upgrade peraturan ini dirancang untuk menyesuaikan para pelatih dan atlet dengan aturan terbaru federasi pencak silat. Hal ini penting mengingat banyak perubahan teknis dalam sistem penilaian, pola pertandingan, dan standar keselamatan yang diterapkan dalam kejuaraan tingkat daerah maupun nasional.
Melalui pelatihan ini, para peserta akan mendapatkan materi mengenai teknik bertanding, strategi penilaian, pemahaman pelanggaran, hingga manajemen pertandingan. Selain teori, kegiatan juga dilengkapi sesi praktik langsung agar para atlet dan pelatih dapat mengaplikasikan materi dengan lebih mudah.
Beberapa pelatih yang hadir mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bengkulu, khususnya dukungan Walikota melalui perangkat daerah, yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Menurut mereka, pelatihan seperti ini sangat diperlukan untuk menyamakan persepsi dalam pembinaan atlet dan memastikan seluruh perguruan mengikuti peraturan yang sama.
Selain berdampak pada peningkatan kualitas atlet, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antarpelatih dan perguruan silat di Kota Bengkulu. Dengan hubungan yang lebih solid, ekosistem pencak silat di daerah akan semakin kuat dan mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang siap bersaing di berbagai kejuaraan.
Menutup sambutannya, Lia kembali mengingatkan agar seluruh peserta terus menjaga sportivitas dan semangat kompetitif dalam setiap ajang yang diikuti. “Prestasi yang baik lahir dari kerja keras, latihan yang konsisten, serta pemahaman terhadap aturan permainan. Saya yakin pencak silat Bengkulu mampu menjadi cabor kebanggaan daerah,” tutupnya.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra