TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Suasana duka menyelimuti prosesi pelepasan jenazah almarhumah Minar Siahaan binti Oskar Siahaan, warga Jalan Mangga 4, Kelurahan Lingkar Timur, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu, Jumat (29/8). Isak tangis keluarga, kerabat, dan para tetangga yang hadir mewarnai momen penuh haru tersebut.
Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi turut hadir langsung untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menyampaikan belasungkawa. Dalam sambutannya, Dedy mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan almarhumah agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga amal ibadah almarhumah diterima di sisi-Nya, segala dosa diampuni, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan menghadapi cobaan ini,” ungkap Dedy dengan nada penuh empati.
Prosesi pelepasan jenazah diawali dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Doa dipanjatkan agar perjalanan almarhumah menuju alam keabadian dipermudah. Usai doa, prosesi dilanjutkan dengan pengantaran jenazah menuju tempat peristirahatan terakhir. Suasana berlangsung khidmat, sarat kekeluargaan, dan penuh penghormatan.
Hadir pula keluarga besar, kerabat dekat, para sahabat, serta warga sekitar yang turut menyampaikan rasa duka. Kehadiran masyarakat yang ramai menunjukkan besarnya rasa kekeluargaan dan kepedulian sosial di lingkungan tersebut. Mereka ingin memastikan almarhumah dilepas dengan penuh kehormatan dan doa.
Bagi keluarga, kepergian Minar Siahaan menjadi kehilangan yang mendalam. Sosoknya dikenal ramah, sederhana, dan memiliki hubungan yang baik dengan para tetangga. Hal ini terlihat dari banyaknya pelayat yang datang silih berganti sejak kabar duka tersebar.
Salah satu kerabat almarhumah menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pejabat yang hadir. “Kami sekeluarga sangat berterima kasih atas perhatian dan doa yang diberikan. Kehadiran Bapak Walikota dan warga semua menjadi penguat bagi kami dalam menghadapi musibah ini,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Kehadiran Walikota Bengkulu tidak hanya dipandang sebagai bentuk empati pribadi, tetapi juga cerminan komitmen pemerintah kota dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat. Menurut Dedy, pemerintah berkewajiban hadir di tengah warganya, baik dalam suka maupun duka.
“Pemerintah tidak boleh hanya datang ketika warga sedang berbahagia. Dalam suasana duka pun kita harus hadir untuk berbagi rasa, karena kebersamaan itulah yang menjadi kekuatan Kota Bengkulu,” ujar Dedy.
Momen pelepasan jenazah ini menjadi pengingat bahwa kehidupan adalah perjalanan sementara, dan kebersamaan serta doa menjadi warisan terbaik yang bisa diberikan kepada mereka yang telah mendahului.
Jenazah almarhumah akhirnya diberangkatkan menuju pemakaman umum dengan iring-iringan keluarga, kerabat, dan masyarakat. Meski berat melepas, semua berharap almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Sang Pencipta.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra