TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Warga Kabupaten Bengkulu Utara kini dapat bernapas lega, berkat perbaikan signifikan jalan provinsi di wilayah mereka. Kondisi jalan yang semakin mulus telah mempermudah aktivitas sehari-hari masyarakat, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan yang sebelumnya sering terjadi.
Iin, seorang warga D6 Ketahun yang mengelola warung, mengungkapkan kegembiraannya atas perubahan tersebut. Menurutnya, sebelum jalan diperbaiki, lubang-lubang di sepanjang jalan kerap menyebabkan kebisingan akibat truk yang melintas, serta membahayakan pengendara.
“Dulu jalannya penuh lubang, suaranya berisik sekali saat truk lewat. Sekarang, jalanan sudah mulus dan lebih tenang. Saya yang punya warung juga merasa lebih nyaman,” ujar Iin.
Hal serupa disampaikan oleh Jayadi, pemilik bengkel setempat. Ia merasa kehadiran pemerintahan di bawah Gubernur Rohidin sangat dirasakan oleh warga transmigrasi seperti dirinya.
“Kami mayoritas transmigran, dan perhatian pemerintah, terutama Gubernur Rohidin, pada pembangunan jalan ini sangat membantu. Kami sangat bersyukur karena wilayah pelosok seperti ini tak lagi terabaikan,” ucap Jayadi penuh rasa syukur.
Pekerjaan jalan provinsi di Bengkulu Utara saat ini tengah berlangsung di beberapa titik. Jenis pekerjaan meliputi penanganan long segment, pemeliharaan berkala, hingga peningkatan rekonstruksi ruas jalan. Salah satu proyek utama berada di wilayah Tanah Hitam, dengan panjang jalan 2,4 kilometer dan nilai kontrak sebesar Rp 8,6 miliar. Proyek ini dikerjakan oleh CV. Dio Pratama dan diperkirakan rampung dalam 180 hari sejak dimulainya pada 4 April 2024.
Selain itu, proyek rekonstruksi ruas jalan Batik Nau - Lubuk Banyau, yang mencakup ruas Jalan Padang Jaya - Giri Mulya serta Jalan D6-D9 Ketahun, juga sedang berjalan. PT. Tirta Kencana Konstruksi, sebagai pelaksana, telah memulai pekerjaan sejak 3 Juli dengan nilai kontrak sebesar Rp 10 miliar. Progres pekerjaan saat ini telah mencapai lebih dari 50 persen.
“Pekerjaan di ruas Batik Nau - Lubuk Banyau ini mencakup banyak titik, dengan target penyelesaian selama 150 hari kalender. Saat ini, progres sudah lebih dari setengahnya,” jelas Asep Rudi Haryanto, Asisten Pelaksana Lapangan PT. Tirta Kencana Konstruksi.
Kegembiraan atas mulusnya jalan ini juga dirasakan oleh para pelajar. Alifiah, pelajar SMA Negeri 9 Bengkulu Utara, mengungkapkan rasa senangnya karena perjalanan menuju sekolah kini lebih aman dan lancar.
“Dulu waktu jalannya jelek, banyak teman-teman yang jatuh saat berangkat sekolah. Sekarang, jalan sudah bagus, jadi kami bisa pergi ke sekolah dengan lancar,” ujar Alifiah.
Pembangunan infrastruktur yang semakin dirasakan manfaatnya ini merupakan salah satu bentuk kerja nyata Gubernur Rohidin dalam meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat, termasuk di wilayah-wilayah transmigrasi dan pelosok.
Pewarta: AMG
Editing: Adi Saputra