TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Pemerintah Provinsi Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup melalui dukungan terhadap berbagai organisasi dan komunitas peduli lingkungan. Salah satu langkah nyata tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam acara pelantikan dan pelatihan Dewan Eksekutif Wilayah Masyarakat Pelestari Lingkungan Indonesia (MAPEL) Provinsi Bengkulu yang digelar di Hotel Mercure Bengkulu, Senin (18/5).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, yang hadir mewakili Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan. Dalam kesempatan itu, R.A. Denni menyampaikan sambutan sekaligus arahan terkait pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup di Provinsi Bengkulu.
Menurutnya, tantangan lingkungan saat ini semakin kompleks, mulai dari persoalan sampah, pencemaran, hingga kerusakan ekosistem yang memerlukan perhatian serius dari seluruh pihak. Karena itu, keberadaan organisasi masyarakat seperti MAPEL dinilai memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah mengedukasi masyarakat serta mendorong gerakan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Pentingnya Kolaborasi dalam Menjaga Lingkungan
Dalam sambutannya, R.A. Denni menegaskan bahwa program pelestarian lingkungan tidak dapat berjalan maksimal tanpa adanya koordinasi dan sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, serta instansi terkait. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan demi keberlangsungan generasi mendatang.
“Pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Program-program yang dijalankan harus dirancang secara matang dan dilaksanakan melalui koordinasi yang baik, terutama bersama Dinas Lingkungan Hidup,” ujar R.A. Denni.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan daerah harus tetap memperhatikan keseimbangan lingkungan agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan selaras dengan keberlanjutan alam. Pemerintah Provinsi Bengkulu, lanjutnya, terus berupaya menghadirkan kebijakan pembangunan yang ramah lingkungan dan berorientasi pada prinsip konservasi.
Kegiatan pelantikan dan pelatihan tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat kapasitas pengurus MAPEL dalam menjalankan program-program lingkungan di tengah masyarakat. Para peserta diberikan pembekalan terkait strategi pelestarian lingkungan, pengelolaan sumber daya alam, serta penguatan peran masyarakat dalam menjaga ekosistem daerah.
MAPEL Siap Dukung Bengkulu Jadi Provinsi Konservatif
Sementara itu, Ketua Pengurus Harian Dewan Eksekutif Wilayah MAPEL Provinsi Bengkulu yang baru dilantik, Kasrul Perdede, menyampaikan komitmennya untuk mendukung visi Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mewujudkan daerah yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Kasrul menyebutkan bahwa MAPEL siap menjadi mitra pemerintah dalam menjalankan berbagai program konservasi, termasuk edukasi lingkungan kepada masyarakat, penghijauan, pengelolaan sampah, hingga kampanye pelestarian alam di berbagai wilayah Bengkulu.
Menurutnya, cita-cita menjadikan Bengkulu sebagai provinsi konservatif membutuhkan dukungan semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, maupun komunitas lingkungan. Karena itu, MAPEL akan berupaya memperluas gerakan pelestarian lingkungan melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif.
“Sesuai dengan program Bapak Gubernur yang ingin menjadikan Bengkulu sebagai provinsi konservatif, MAPEL siap bersama-sama mewujudkan cita-cita tersebut. Kami berharap Bengkulu dapat menjadi daerah yang mampu menjaga keseimbangan pembangunan dan kelestarian alam,” ungkap Kasrul.
Susunan Pengurus MAPEL Bengkulu Periode 2026–2029
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pengukuhan susunan pengurus harian Dewan Eksekutif Wilayah Masyarakat Pelestari Lingkungan Indonesia Provinsi Bengkulu periode 2026–2029.
Adapun susunan pengurus yang dilantik terdiri dari:
- Ketua: Kasrul Perdede
- Sekretaris: Abdullah
- Bendahara: Kelvin Aldo
Dengan terbentuknya kepengurusan baru tersebut, diharapkan MAPEL Bengkulu mampu menghadirkan program-program inovatif yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup.
Dukungan Pemprov Bengkulu untuk Gerakan Lingkungan
Pemerintah Provinsi Bengkulu menilai gerakan pelestarian lingkungan harus terus diperkuat sebagai bagian dari pembangunan daerah jangka panjang. Selain menjaga kualitas lingkungan, langkah tersebut juga menjadi upaya menghadapi ancaman perubahan iklim dan menjaga keberlangsungan sumber daya alam di Bengkulu.
Melalui sinergi bersama organisasi masyarakat seperti MAPEL, Pemprov Bengkulu optimistis berbagai program pelestarian lingkungan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra