TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Persaudaraan Muslimah (Salimah) Provinsi Bengkulu menargetkan pembangunan Gedung Salimah Center yang didanai melalui hibah dari Pemerintah Provinsi Bengkulu selesai pada akhir Oktober 2024.
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Salimah Bengkulu, Syafni, menyampaikan hal tersebut kepada media pada Selasa pagi (15/10). Ia menyatakan bahwa pembangunan tahap pertama gedung tersebut diharapkan bisa rampung sesuai jadwal dan siap digunakan untuk berbagai kegiatan sosial.
“Insyaallah, Salimah Center dapat dimanfaatkan umat dan akan kami resmikan pada akhir Oktober atau paling lambat awal November. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar proses ini berjalan lancar,” ujar Syafni.
Menurutnya, pembangunan Salimah Center bukan hanya mengandalkan dana internal organisasi, tetapi juga mendapat dukungan dari hibah pemerintah dan partisipasi masyarakat. Berbagai kontribusi tersebut sangat membantu dalam mempercepat proses pembangunan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu, terutama kepada Gubernur Bengkulu, serta kepada masyarakat yang telah memberikan bantuan, baik kecil maupun besar. Dukungan ini sangat berarti hingga pembangunan tahap awal bisa segera selesai, dan gedung ini siap difungsikan sebagai pusat kegiatan Persaudaraan Muslimah,” jelas Syafni.
Salimah Center nantinya akan menjadi pusat kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan keluarga, sejalan dengan visi Salimah sebagai organisasi yang aktif memperjuangkan kesejahteraan umat. Gedung ini diharapkan menjadi ruang bagi berbagai program sosial dan pendidikan, termasuk pelatihan kewirausahaan, kajian keislaman, dan kegiatan sosial lainnya.
Pembangunan Salimah Center merupakan langkah strategis bagi organisasi ini dalam meningkatkan kontribusi sosial di Bengkulu. Gedung ini diharapkan dapat menjadi titik temu bagi masyarakat, terutama kaum perempuan, untuk berkolaborasi dan berbagi pengetahuan.
“Dengan adanya gedung ini, kami berharap bisa memberikan manfaat lebih luas dan menghadirkan program-program yang dapat memberdayakan masyarakat. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung kesejahteraan umat, khususnya kaum perempuan di Bengkulu,” tambah Syafni.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung kelanjutan pembangunan Salimah Center, terutama untuk tahap-tahap berikutnya yang masih memerlukan bantuan dana dan tenaga. Dukungan tersebut, kata Syafni, sangat penting agar gedung ini dapat digunakan secara optimal dan berkelanjutan.
Proyek ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi sosial dalam menciptakan fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Kehadiran Salimah Center di Bengkulu diharapkan dapat memperkuat peran organisasi dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan dan kegiatan sosial di wilayah tersebut.
Pewarta: aMg
Editing: Adi Saputra