Skip to main content

Bupati Bengkulu Tengah Hadiri Takziah Hari Ketiga, Sampaikan Dukungan untuk Keluarga Almarhum Kuswanto

Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto menghadiri malam takziah hari ketiga atas wafatnya Kuswanto bin Abu Djahimin di Desa Air Sebakul, Jumat (4/9/2026). Kehadiran Bupati menjadi bentuk dukungan moral pemerintah daerah kepada keluarga almarhum.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah duka. Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.A.P., hadir langsung dalam malam takziah hari ketiga atas meninggalnya Kuswanto bin Abu Djahimin di Desa Air Sebakul, Jumat malam (4/9/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bengkulu Tengah tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program “Bersahabat Jumat”, sebuah kegiatan yang menjadi sarana pemerintah daerah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan dukungan dalam berbagai situasi.

Suasana penuh haru terasa dalam kegiatan yang dihadiri keluarga, kerabat, tokoh masyarakat serta warga setempat. Rangkaian takziah diisi dengan doa bersama untuk almarhum yang telah meninggalkan keluarga dan orang-orang terdekatnya.

Bupati Rachmat Riyanto menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga besar almarhum. Ia mengatakan, kehadiran pemerintah daerah bukan sekadar menjalankan agenda kegiatan, melainkan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kehilangan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak keluarga yang ditinggalkan untuk tetap tabah dan mengikhlaskan kepergian almarhum. Menurutnya, kehilangan anggota keluarga merupakan ujian berat, sehingga dukungan dari lingkungan sekitar sangat dibutuhkan.

“Pemerintah Daerah hadir secara langsung untuk memberikan dukungan moral dan doa kepada keluarga besar yang sedang berduka cita atas wafatnya Bapak Kuswanto bin Abu Djahimin,” ujar Rachmat Riyanto.

Almarhum Kuswanto diketahui meninggal dunia pada usia 53 tahun. Ia meninggalkan seorang istri dan dua orang anak yang kini harus melanjutkan kehidupan tanpa sosok kepala keluarga tersebut.

Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam kegiatan takziah, almarhum mengembuskan napas terakhir di salah satu rumah sakit di Karawang, Jawa Barat.

Bupati berharap keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kekuatan untuk menghadapi masa berkabung. Ia juga mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum selama hidup diterima oleh Allah SWT dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

Program “Bersahabat Jumat” menjadi salah satu wadah Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dalam membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah tidak hanya hadir dalam agenda pemerintahan formal, tetapi juga berupaya berada di tengah warga dalam berbagai momentum sosial dan kemasyarakatan.

Kehadiran Bupati dalam malam takziah di Desa Air Sebakul sekaligus memperlihatkan pentingnya hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Dalam kondisi berduka, kehadiran langsung seorang pemimpin dinilai dapat memberikan semangat serta rasa kebersamaan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Selain menyampaikan ucapan duka, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhum. Doa dan dukungan dari keluarga, kerabat serta masyarakat diharapkan dapat menjadi penguat bagi istri dan kedua anak almarhum.

Pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat Bengkulu Tengah untuk terus menjaga kepedulian sosial dan semangat gotong royong. Sikap saling menguatkan, khususnya ketika ada warga yang tertimpa musibah, menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis.

Malam takziah hari ketiga tersebut pun berlangsung dalam suasana khidmat. Kehadiran Bupati Rachmat Riyanto bersama jajaran pemerintah daerah menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat Desa Air Sebakul.

Melalui momentum tersebut, keluarga besar Kuswanto bin Abu Djahimin diharapkan dapat melewati masa duka dengan ketabahan. Sementara masyarakat sekitar terus memberikan dukungan agar keluarga almarhum tidak merasa menghadapi cobaan tersebut seorang diri.

Pewarta : Rizon

Editing : Adi Saputra