Skip to main content

BPBD Kota Bengkulu Buka Layanan Call Center Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

BPBD Kota Bengkulu Buka Layanan Call Center Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>  Mengantisipasi potensi bencana akibat cuaca ekstrem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu membuka layanan aduan dan tanggap darurat melalui Call Center 112 dan nomor WhatsApp admin BPBD di 0822-8912-3723. Langkah ini merupakan bentuk pelayanan prima kepada masyarakat agar penanganan bencana bisa dilakukan secara cepat dan efektif.

Langkah siaga ini diambil menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Fatmawati Soekarno Bengkulu yang memprediksi adanya potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Provinsi Bengkulu, termasuk Kota Bengkulu. Kondisi ini ditandai dengan peningkatan curah hujan, angin kencang, hingga potensi banjir dan longsor yang bisa mengancam keselamatan warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu, Will Hopi, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Ia menekankan agar warga menghindari kawasan yang rawan bencana seperti lereng terjal, tebing curam, dan lokasi dengan pepohonan besar yang rentan tumbang saat angin kencang.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak lengah dan selalu waspada terhadap potensi bencana di sekitar tempat tinggal. Perubahan cuaca saat ini bisa sangat cepat berubah menjadi ekstrem,” ujar Will Hopi dalam keterangan resminya, Senin (7/7/2025).

Ia juga menambahkan bahwa bencana yang berpotensi terjadi saat curah hujan tinggi antara lain adalah bencana hidrometeorologi. Jenis bencana ini meliputi gelombang laut tinggi, banjir, angin kencang, puting beliung, serta tanah longsor yang semuanya kerap terjadi di wilayah Bengkulu pada musim hujan.

Selain membuka kanal aduan melalui WhatsApp dan Call Center 112, BPBD Kota Bengkulu juga terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi berbagai kemungkinan.

Masyarakat pun diminta untuk segera melapor apabila melihat tanda-tanda awal bencana atau mengalami kejadian darurat agar bisa segera ditindaklanjuti oleh tim BPBD. “Kami siap 24 jam. Bila ada kejadian mendesak seperti banjir, pohon tumbang, atau longsor, segera hubungi kami melalui saluran resmi,” tegas Will.

Dengan adanya layanan ini, diharapkan respons penanggulangan bencana di Kota Bengkulu bisa lebih cepat dan tepat sasaran. BPBD juga berharap adanya partisipasi aktif dari masyarakat dalam menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di drainase dan saluran air, untuk meminimalkan risiko banjir.

Langkah antisipatif ini menjadi bukti bahwa pemerintah Kota Bengkulu serius dalam melindungi warganya dari potensi bencana yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem.

Pewarta : Amg 

Editing : Adi Saputra