Skip to main content

Penguatan Kapasitas Kader PKK, Bupati Bengkulu Tengah Tekankan Komitmen dan Sinergi

Ketua TP PKK Bengkulu Tengah, Damarini Rachmat, menyoroti pentingnya peran strategis kader PKK dalam mendorong partisipasi masyarakat, khususnya kaum perempuan.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>  Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, membuka kegiatan penguatan kapasitas kader PKK yang dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama di Pendopo Bukit Kandis, Rabu (6/5/2026).

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah terus mendorong optimalisasi peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) melalui kegiatan penguatan kapasitas kader. Upaya ini ditandai dengan kehadiran langsung Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut di Pendopo Bukit Kandis, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas kader, tetapi juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama antara para camat, kepala desa, serta desa pendamping. Penandatanganan ini menjadi simbol keseriusan semua pihak dalam mendukung implementasi 10 Program Pokok PKK hingga ke tingkat desa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus PKK dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa. Selain itu, acara juga menghadirkan narasumber kompeten, yakni Ketua TP PKK Bengkulu Tengah, Dr. S. Damarini Rachmat, S.KM., M.PH., serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Marhalim, S.E., M.M., yang memberikan materi sosialisasi terkait strategi penguatan peran kader PKK.

Dalam sambutannya, Bupati Rachmat Riyanto menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK tidak hanya bergantung pada program itu sendiri, melainkan pada kesungguhan seluruh pengurus dan kader dalam menjalankannya secara konsisten.

Ia menekankan pentingnya komitmen sebagai landasan utama dalam mewujudkan perubahan nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, setiap kader harus memiliki kesadaran kolektif untuk berperan aktif dalam menjalankan program-program yang telah dirancang.

“Komitmen dan konsistensi menjadi kunci dalam setiap pelaksanaan program. Tanpa itu, sulit bagi kita mencapai hasil yang maksimal. Saya juga berharap dukungan penuh dari seluruh OPD terkait agar program PKK bisa berjalan selaras dengan program pembangunan daerah,” ujar Bupati.

Sementara itu, Ketua TP PKK Bengkulu Tengah, Damarini Rachmat, menyoroti pentingnya peran strategis kader PKK dalam mendorong partisipasi masyarakat, khususnya kaum perempuan. Ia menyebut bahwa kader PKK merupakan ujung tombak dalam menyampaikan program-program pemberdayaan keluarga hingga ke tingkat paling bawah.

Menurutnya, penguatan kapasitas ini menjadi langkah penting agar kader mampu menjalankan fungsi pembinaan secara efektif dan berkelanjutan. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program tidak bisa dicapai tanpa adanya kerja sama yang solid antara PKK, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Sinergi adalah kunci utama. Jika semua pihak bergerak bersama, maka implementasi 10 Program Pokok PKK akan lebih optimal dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Usai pembukaan dan sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama. Momen ini melibatkan Bupati, Ketua TP PKK, para camat, kepala desa binaan, serta desa pendamping. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk nyata kesepakatan untuk memperkuat kapasitas kader serta memastikan program PKK berjalan secara merata di seluruh wilayah.

Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran PKK sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan masyarakat. Dengan kapasitas kader yang semakin meningkat, diharapkan berbagai program pemberdayaan keluarga dapat dijalankan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, adanya komitmen bersama lintas sektor menunjukkan bahwa pembangunan berbasis keluarga tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, aparatur desa, dan masyarakat agar program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata.

Ke depan, penguatan kapasitas seperti ini diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga kader PKK tidak hanya menjadi pelaksana program, tetapi juga agen perubahan yang mampu mendorong terciptanya masyarakat yang mandiri, berdaya, dan sejahtera di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra