TEROPONGPUBLIK.CO.ID -Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bengkulu mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda wilayah Kota Bengkulu dalam beberapa hari ke depan. Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang menyebutkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir.
Kondisi cuaca yang tidak menentu tersebut dinilai dapat memicu berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, pohon tumbang, hingga kerusakan infrastruktur ringan di sejumlah titik rawan di Kota Bengkulu.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, meminta masyarakat tetap tenang namun selalu siaga ketika beraktivitas, terutama saat berada di luar rumah. Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko bencana akibat cuaca ekstrem.
“Seluruh warga kami imbau agar meningkatkan kewaspadaan demi menjaga keselamatan diri dan keluarga. Kondisi cuaca saat ini cukup dinamis sehingga masyarakat harus lebih berhati-hati,” ujar I Made Ardana, Senin (25/5/2026).
BPBD Kota Bengkulu juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir dan daerah rendah untuk terus memantau kondisi lingkungan sekitar. Warga diminta segera melakukan langkah antisipasi apabila debit air mulai meningkat akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam waktu lama.
Selain ancaman banjir dan genangan, angin kencang yang berpotensi terjadi sewaktu-waktu juga dapat menyebabkan pohon tumbang maupun robohnya baliho dan papan reklame. Karena itu, masyarakat diimbau tidak berteduh di bawah pohon besar, tiang listrik, maupun bangunan yang dinilai rawan roboh ketika hujan deras disertai angin.
BPBD Kota Bengkulu menegaskan sedikitnya lima langkah penting yang perlu diperhatikan masyarakat selama menghadapi cuaca ekstrem. Pertama, warga diminta rutin memantau volume air di sekitar tempat tinggal, terutama di wilayah yang selama ini rawan tergenang air saat hujan deras.
Kedua, masyarakat diminta menghindari lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan ketika hujan lebat terjadi, termasuk area di bawah pohon besar, papan reklame, maupun kabel listrik. Ketiga, warga juga disarankan mengamankan barang-barang di luar rumah yang mudah terbawa angin kencang guna mencegah kerugian maupun kecelakaan.
Langkah berikutnya, masyarakat diminta terus memperbarui informasi cuaca melalui sumber resmi pemerintah maupun BMKG agar dapat mengetahui perkembangan kondisi terkini. Informasi yang akurat dinilai penting untuk membantu warga mengambil langkah cepat apabila situasi darurat terjadi.
BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memprioritaskan keselamatan diri dan keluarga ketika harus beraktivitas di luar rumah. Jika cuaca memburuk, warga disarankan menunda perjalanan yang tidak terlalu mendesak demi menghindari risiko kecelakaan akibat cuaca ekstrem.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, BPBD Kota Bengkulu bersama organisasi perangkat daerah terkait telah menyiagakan personel penanggulangan bencana di sejumlah titik strategis. Tim siaga tersebut akan melakukan pemantauan kondisi lapangan sekaligus merespons cepat apabila terjadi bencana maupun keadaan darurat di tengah masyarakat.
Selain menyiapkan personel, BPBD juga memastikan layanan pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana tetap aktif selama 24 jam. Masyarakat yang menemukan kejadian darurat seperti banjir, pohon tumbang, atau kondisi membahayakan lainnya diminta segera melapor agar dapat segera ditangani petugas.
Laporan keadaan darurat dapat disampaikan melalui Call Center Pusdalops BPBD Kota Bengkulu di nomor 117 maupun layanan darurat 112 yang disediakan pemerintah.