Skip to main content

Buka Selter Jabatan, Wali Kota Bengkulu Tantang Putra Daerah Tunjukkan Kualitas

Buka Selter Jabatan, Wali Kota Bengkulu Tantang Putra Daerah Tunjukkan Kualitas

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>> Komitmen Pemerintah Kota Bengkulu untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang dinamis dan berorientasi pada pelayanan publik kembali ditegaskan oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi. Melalui kebijakan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi, Dedy membuka kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik Bengkulu untuk ikut berkompetisi mengisi posisi strategis di lingkungan Pemkot Bengkulu.

Kebijakan seleksi terbuka atau selter ini tidak hanya menyasar aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Pemerintah Kota Bengkulu, tetapi juga memberikan peluang yang sama bagi ASN yang saat ini berkarier di tingkat pemerintah kabupaten maupun provinsi di wilayah Bengkulu. Langkah tersebut dinilai sebagai terobosan untuk menghadirkan pejabat yang benar-benar berkualitas, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian tinggi.

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan, seleksi terbuka ini dirancang untuk menjaring figur terbaik tanpa sekat birokrasi wilayah. Menurutnya, Bengkulu memiliki banyak sumber daya manusia unggul yang selama ini berkiprah di berbagai instansi pemerintahan, dan potensi tersebut perlu diberi ruang untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan Kota Bengkulu.

“Kita ingin pemerintahan ini diisi oleh orang-orang terbaik. Karena itu seleksi terbuka kita buka seluas-luasnya untuk putra daerah Bengkulu. Tidak hanya dari kota, tetapi juga dari provinsi atau kabupaten yang ingin ikut berkompetisi, silakan. Nanti kita pilih yang paling siap dan paling mampu,” ujar Dedy, Selasa (10/2/2026).

Lebih lanjut, Dedy menjelaskan bahwa seleksi terbuka bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan bagian dari upaya reformasi birokrasi yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya menghadirkan pejabat yang memiliki semangat kerja tinggi, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu menerjemahkan visi pembangunan daerah ke dalam program nyata.

Saat ditanya mengenai kriteria utama calon pejabat yang akan mengisi jabatan strategis tersebut, Dedy menyebutkan tiga aspek yang menjadi perhatian utama. Pertama adalah dedikasi penuh terhadap tugas dan tanggung jawab, kedua kemampuan berinovasi dalam menghadapi tantangan pemerintahan modern, dan ketiga loyalitas terhadap pimpinan serta kepentingan masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Dedy menggunakan istilah “kerja 25 jam” untuk menggambarkan totalitas yang diharapkan dari seorang pejabat publik. Istilah tersebut mencerminkan tuntutan kesiapsiagaan dan kesungguhan dalam melayani masyarakat tanpa mengenal batas waktu.

“Kriteria khususnya sederhana, tapi tegas. Harus kerja keras untuk masyarakat Kota Bengkulu. Kerja 25 jam, punya inovasi, dan loyal. Itu yang paling penting,” tegasnya.

Menurut Dedy, pejabat yang terpilih nantinya diharapkan tidak hanya cakap dalam menjalankan fungsi administratif, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak perubahan di masing-masing perangkat daerah. Ia menilai, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan pemimpin birokrasi yang adaptif, kreatif, dan berani mengambil langkah terobosan demi kemajuan daerah.

Kebijakan seleksi terbuka ini juga dinilai sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengisian jabatan. Dengan proses yang terbuka dan kompetitif, Pemkot Bengkulu berharap dapat meminimalisir praktik subjektivitas serta memastikan setiap posisi strategis diisi oleh figur yang benar-benar layak.

Di sisi lain, langkah ini memberikan pesan kuat bahwa Pemerintah Kota Bengkulu menempatkan kompetensi dan kinerja sebagai prioritas utama, bukan semata-mata senioritas atau kedekatan personal. Hal tersebut sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang terus digaungkan pemerintah pusat.

Dengan dibukanya seleksi terbuka jabatan ini, Dedy Wahyudi berharap lahir jajaran pejabat yang memiliki mentalitas pelayan publik sejati, siap bekerja ekstra, serta berkomitmen penuh mendukung visi pembangunan Kota Bengkulu yang maju, berdaya saing, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra