Skip to main content

Bunda PAUD dan Wali Kota Bengkulu Turun ke Jalan, Ajak Orang Tua Siapkan Anak Lewat Program Ayo ke PAUD

Bunda PAUD Kota Bengkulu Ny. Dian Fitriani Wahyudi bersama Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi turun langsung menyapa masyarakat dan membagikan brosur kampanye “Ayo ke PAUD” sebagai upaya meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya pendidikan satu tahun prasekolah bagi anak usia dini, Kamis (5/11/2026).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini terus digencarkan Pemerintah Kota Bengkulu. Kali ini, Bunda PAUD Kota Bengkulu, Ny. Dian Fitriani Wahyudi, bersama Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, turun langsung menyapa masyarakat sekaligus mengampanyekan gerakan “Ayo ke PAUD”, Kamis (5/11/2026).

Tidak hanya melalui sosialisasi di lingkungan pendidikan, kampanye tersebut dilakukan secara langsung di tengah aktivitas masyarakat. Dian Fitriani bersama wali kota membagikan brosur edukasi kepada para orang tua sebagai ajakan untuk memberikan pendidikan prasekolah selama satu tahun kepada anak sebelum memasuki Sekolah Dasar (SD).

Dalam kegiatan itu, keduanya terlihat menyambangi warga yang sedang beraktivitas di sepanjang jalan. Para orang tua yang menggendong anak, membawa kereta bayi, maupun berjalan bersama keluarga menjadi sasaran sosialisasi.

Dengan pendekatan yang ramah dan komunikatif, Bunda PAUD menjelaskan bahwa pendidikan anak usia dini bukan sekadar tempat bermain, melainkan tahapan penting dalam membangun kemampuan dasar, karakter, serta kesiapan anak menghadapi lingkungan pendidikan formal.

Brosur bertajuk “PAUD Bengkulu, Pentingnya 1 Tahun Pra-Sekolah” yang dibagikan kepada masyarakat memuat enam manfaat utama pendidikan prasekolah. Di antaranya membangun kesiapan mental anak, mengembangkan kemampuan sosial dan emosional, meningkatkan keterampilan motorik serta bahasa, hingga memperkenalkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) melalui metode pembelajaran yang menyenangkan.

Selain itu, pendidikan PAUD juga berperan membantu anak menjalani proses peralihan menuju sekolah dasar dengan lebih baik. Pembelajaran sejak dini turut menjadi salah satu upaya mencegah terjadinya kehilangan kemampuan belajar atau learning loss akibat kurangnya stimulasi pendidikan pada masa pertumbuhan.

Dian Fitriani Wahyudi mengatakan, usia dini merupakan periode emas yang sangat menentukan perkembangan seorang anak. Karena itu, orang tua diharapkan tidak melewatkan kesempatan memberikan pengalaman belajar yang tepat sebelum anak memasuki jenjang pendidikan dasar.

“Usia dini adalah masa emas pembelajaran. Satu tahun di PAUD sebelum masuk SD merupakan bekal penting agar anak tumbuh ceria, percaya diri, dan siap belajar. Belajar sambil bermain, anak senang, orang tua tenang,” ujar Dian.

Menurutnya, pendidikan prasekolah perlu dipahami sebagai investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Anak yang memperoleh stimulasi pendidikan sesuai tahapan usianya diharapkan lebih mudah beradaptasi, berinteraksi dengan teman sebaya, serta mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah.

Sementara itu, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang setara untuk mendapatkan pendidikan sejak usia dini.

Ia menilai, keberhasilan membangun generasi unggul tidak cukup hanya dengan memperkuat pendidikan pada tingkat sekolah dasar dan menengah. Fondasi pendidikan justru harus dipersiapkan sejak anak berada dalam periode awal pertumbuhan.

“Kita ingin seluruh anak Kota Bengkulu mendapat kesempatan yang sama untuk siap sekolah. Mari bersama wujudkan generasi cerdas Bengkulu,” tutur Dedy.

Kampanye tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah orang tua tampak antusias menghentikan aktivitas sejenak untuk menerima penjelasan, berkonsultasi mengenai pendidikan anak, hingga mengabadikan momen bersama Bunda PAUD dan wali kota.

Anak-anak yang turut hadir bersama orang tua juga terlihat gembira menerima brosur dengan tampilan gambar dan warna menarik. Cara penyampaian yang sederhana dan bersentuhan langsung dengan masyarakat dinilai menjadi pendekatan efektif untuk memperluas pemahaman mengenai pentingnya pendidikan prasekolah.

Gerakan “Ayo ke PAUD” merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam mendukung pelaksanaan Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah. Program ini mendapat dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu sebagai instansi yang berperan dalam penguatan layanan pendidikan anak usia dini.

Ke depan, sosialisasi akan diperluas melalui jaringan Bunda PAUD di tingkat kecamatan hingga kelurahan. Langkah tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak keluarga, termasuk masyarakat yang belum sepenuhnya memahami manfaat pendidikan PAUD.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Kota Bengkulu ingin membangun kesadaran bersama bahwa mempersiapkan masa depan anak harus dimulai sejak dini. Keterlibatan orang tua, lembaga PAUD, dan pemerintah menjadi kunci agar setiap anak memiliki bekal yang cukup untuk memasuki dunia pendidikan dengan penuh semangat dan rasa percaya diri.

Dengan semakin luasnya gerakan “Ayo ke PAUD”, diharapkan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pengalaman belajar pada masa emas pertumbuhannya.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra