TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana di Kabupaten Kepahiang mendapat dukungan dari PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan menyalurkan berbagai peralatan penanggulangan bencana kepada Pemerintah Kabupaten Kepahiang sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.
Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepahiang, Jumat (24/7/2026). Bantuan diterima langsung oleh Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP didampingi Wakil Bupati Ir. H. Abdul Hafizh, M.Si. Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Manajer Keuangan dan Umum PT PLN Indonesia Power UBP Bengkulu, Pirwan, serta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepahiang, Hendra, S.T.
Program ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam memperkuat sistem mitigasi bencana, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan terhadap bencana alam akibat faktor cuaca dan lingkungan.
Asisten Manajer Keuangan dan Umum PT PLN Indonesia Power UBP Bengkulu, Pirwan, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan merupakan implementasi nyata dari Program TJSL yang dijalankan perusahaan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, Kabupaten Kepahiang termasuk daerah yang memiliki potensi tinggi mengalami bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang, sehingga kesiapan peralatan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses penanganan ketika bencana terjadi.
"Kami berharap bantuan ini dapat melengkapi sarana yang sudah dimiliki BPBD Kabupaten Kepahiang sehingga penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan mampu meminimalkan risiko bagi masyarakat," ujar Pirwan.
Ia menambahkan bahwa PLN Indonesia Power tidak hanya berorientasi pada penyediaan energi listrik, tetapi juga berkomitmen menjalankan tanggung jawab sosial melalui berbagai program yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Sementara itu, Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT PLN Indonesia Power UBP Bengkulu yang telah mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana.
Menurutnya, keberadaan peralatan baru tersebut akan sangat membantu BPBD dalam melaksanakan tugas kemanusiaan, terutama ketika menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat.
"Bantuan ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat kami apresiasi. Pemerintah Kabupaten Kepahiang mengucapkan terima kasih kepada PT PLN Indonesia Power yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui dukungan sarana penanggulangan bencana," kata Zurdi Nata.
Ia berharap kerja sama serupa dapat terus berlanjut sehingga upaya pengurangan risiko bencana di Kabupaten Kepahiang semakin optimal.
Pada kesempatan itu, Bupati juga memberikan arahan kepada Kepala Pelaksana BPBD beserta seluruh jajaran agar seluruh perlengkapan yang diterima dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan secara maksimal.
Menurutnya, kualitas peralatan harus tetap terpelihara agar sewaktu-waktu dapat langsung digunakan ketika terjadi keadaan darurat tanpa mengalami kendala teknis.
"Saya meminta seluruh peralatan yang telah diterima ini dirawat dengan baik. Jangan sampai ketika dibutuhkan justru tidak siap digunakan. Peralatan ini merupakan aset penting untuk keselamatan masyarakat," tegasnya.
Adapun bantuan yang diserahkan melalui Program TJSL tersebut terdiri dari satu unit perahu karet untuk evakuasi korban, dua unit chainsaw, tiga unit top handle chainsaw, satu set tenda pleton, dua unit tenda pengungsi, dua unit winch berkekuatan 10 ton bertegangan 12 volt, lima unit tandu lipat, serta lima unit senter LED berukuran besar.
Peralatan tersebut dinilai mampu meningkatkan kemampuan operasional BPBD dalam menangani berbagai kondisi darurat, mulai dari proses evakuasi korban banjir, pembukaan akses jalan akibat pohon tumbang, hingga penyediaan tempat pengungsian sementara bagi warga terdampak.
Dengan adanya dukungan dari sektor swasta melalui Program TJSL, Pemerintah Kabupaten Kepahiang optimistis kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman bencana akan semakin baik. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh, cepat, dan responsif demi melindungi keselamatan warga.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra