TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<>> Desa Tanjung Raman, yang terletak di wilayah terpencil, menghadapi tantangan besar dalam distribusi logistik Pemilu. Kerusakan parah pada akses jalan menuju desa dan keharusan melintasi sungai menjadi hambatan utama dalam pengantaran logistik tersebut.
Noki Febriansyah, Ketua Panitia Pemilihan Suara (PPS) Desa Tanjung Raman, menjelaskan bahwa meskipun medan yang sulit diakses, distribusi logistik Pemilu tetap dilakukan dengan menggunakan mobil ganda gardan. "Pengantaran logistik Pemilu memang sulit dengan akses jalan yang rusak parah, namun untungnya cuaca saat pengantaran logistik cerah, dan kami bisa mencapai Desa Tanjung Raman," ujarnya.
Dalam pernyataannya, Noki Febriansyah menyampaikan harapannya kepada pemerintah setempat agar segera memperbaiki jalan menuju Desa Tanjung Raman. "Kami berharap dengan pemerintahan setempat segera membangun jalan menuju Desa Tanjung Raman ke depannya," tambahnya.

Noki juga menyebutkan bahwa distribusi logistik ke Desa Tanjung Raman seringkali terpaksa ditunda saat cuaca buruk, terutama saat hujan. Namun, beruntungnya, saat ini cuaca sedang cerah, memungkinkan kelancaran pengiriman logistik meskipun harus melintasi sungai.
Saat ini, logistik Pemilu sudah tiba di kantor kepala desa. Desa Tanjung Raman memiliki dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 415. Pengamanan distribusi logistik Pemilu di desa tersebut dilakukan oleh Babinsa (Bintara Pembina Desa) dan pihak kepolisian setempat.
Meskipun menghadapi berbagai kesulitan, masyarakat Desa Tanjung Raman bersyukur karena distribusi logistik Pemilu dapat dilaksanakan dengan lancar. Mereka berharap agar perhatian pemerintah terus diarahkan ke daerah-daerah terisolir seperti mereka, agar infrastruktur dan aksesibilitas meningkat, sehingga proses demokrasi dapat berjalan dengan lebih efisien dan inklusif di masa yang akan datang.
Pewarta : Rizon
Editing :Adi Saputra