Skip to main content

Gubernur Helmi Hasan Targetkan Pulau Enggano Mandiri Secara Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Gubernur Helmi Hasan Targetkan Pulau Enggano Mandiri Secara Ekonomi dan Ketahanan Pangan

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Pulau Enggano sebagai wilayah mandiri secara ekonomi dan ketahanan pangan. Hal itu disampaikan dalam kunjungannya ke Desa Banjar Sari, Pulau Enggano, pada Selasa (22/7/2025), yang menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja di wilayah terluar Provinsi Bengkulu tersebut.

Dalam pertemuan dengan warga, Gubernur Helmi mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu telah berhasil mencetak lahan persawahan seluas 868 hektare di Enggano. Luasan ini disebut sebagai pencetakan sawah terbesar dibandingkan wilayah lainnya di seluruh provinsi.

“Setelah berhasil mencetak sawah, insyãAllah tahap selanjutnya adalah penanaman jagung. Jika bahan baku pakan sudah tersedia, kita akan bangun pabrik pakan di sini. Dengan begitu, peternakan bisa berkembang dan Enggano akan mandiri, tidak lagi bergantung pada kecamatan, kabupaten, atau provinsi lain,” ujar Gubernur Helmi Hasan.

Langkah besar ini menurutnya menjadi bagian dari strategi menyeluruh untuk menciptakan kemandirian ekonomi Pulau Enggano, tidak hanya di bidang pertanian tetapi juga perikanan dan peternakan. Ia menegaskan bahwa potensi sumber daya alam yang ada di Enggano harus dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Selain memantau langsung kondisi wilayah, Helmi juga mengatakan dirinya selama ini terus mendapatkan laporan dari Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, serta Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, yang lebih dulu melakukan kunjungan kerja ke Enggano.

“Pak Kades, tadi saya makan ikan dan kepiting di sini, luar biasa segarnya. InsyãAllah jalan-jalan ke sektor pertanian yang tadi disampaikan akan segera kita bangun. Enggano ini punya potensi luar biasa,” ucap Helmi kepada Kepala Desa Banjar Sari, Winarto Rudi Setiawan.

Sebagai bentuk keseriusan dalam membangun Enggano, Gubernur Helmi Hasan juga memutuskan untuk sementara berkantor di pulau tersebut. Ia menyebut bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menyentuh langsung kehidupan masyarakat di wilayah paling terluar Bengkulu.

“Saya ingin melihat langsung bagaimana kehidupan masyarakat Enggano, dan apa yang bisa pemerintah bantu secara konkret. Enggano bukan hanya bagian dari Bengkulu, tapi bagian penting dari Indonesia,” tegas Helmi.

Dalam kunjungan kerja yang berlangsung selama beberapa hari di minggu ketiga Juli 2025 ini, Gubernur Helmi Hasan juga melaksanakan berbagai agenda sosial dan pemberdayaan masyarakat. Ia menyerahkan ribuan paket sembako untuk warga, menyerahkan satu unit mobil ambulans gratis, bus sekolah, alat belajar untuk siswa, serta beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa asal Enggano.

Tak hanya itu, dalam kunjungannya kali ini, Helmi secara resmi meluncurkan dua program strategis, yakni Pencetakan Sawah Mandiri dan Kampung Nelayan. Kedua program ini dinilai sejalan dengan visi besar menjadikan Enggano sebagai pulau yang tangguh secara ekonomi, mandiri pangan, serta menjadi penggerak pertumbuhan wilayah terdepan dan terluar Indonesia.

“Melalui program ini, kita ingin masyarakat Enggano tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi menjadi produsen, pelaku ekonomi, dan pemilik masa depan wilayahnya sendiri,” kata Gubernur menutup sambutannya.

Dengan berbagai inisiatif ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap Pulau Enggano akan berkembang menjadi model pembangunan berbasis kemandirian yang bisa diterapkan di wilayah-wilayah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal) lainnya di Indonesia.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra