Skip to main content

10 Pasang Pengantin Ikuti Nikah Gratis 2026, Pemkot Bengkulu Siapkan hingga Bulan Madu

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing dan jajaran Forkopimda menyaksikan prosesi 10 pasangan dalam program Nikah Gratis 2026 di Pendopo Merah Putih, Rabu (16/9/2026).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Sebanyak 10 pasangan dari sejumlah kecamatan di Kota Bengkulu menjalani hari istimewa melalui program Nikah Gratis 2026 yang digelar Pemerintah Kota Bengkulu di Pendopo Merah Putih, Rabu (16/9/2026).

Bukan sekadar prosesi pernikahan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pasangan yang selama ini menghadapi keterbatasan biaya untuk mewujudkan pernikahan secara layak. Pemerintah Kota Bengkulu memberikan berbagai fasilitas kepada peserta tanpa dipungut biaya.

Program tersebut dilaksanakan Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bengkulu.

Suasana khidmat terasa sejak prosesi dimulai. Sepuluh pasangan pengantin mengikuti rangkaian pernikahan dengan balutan adat Bengkulu. Momen tersebut turut disaksikan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Hadir pula Ketua TP PKK Kota Bengkulu Dian Fitriani, Ketua GOW Kota Bengkulu Tri Aprida Yeni, jajaran asisten dan staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pengurus organisasi wanita, keluarga pengantin serta sejumlah undangan.

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan program Nikah Gratis merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pernikahan yang diikuti 10 pasangan tersebut akan menjadi kenangan penting karena disaksikan langsung oleh jajaran pemerintah daerah dan sejumlah tokoh.

Dedy berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan memberikan keberkahan bagi keluarga yang baru dibentuk.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berupaya menghadirkan kebijakan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Menurut Dedy, pemerintah tidak ingin persoalan biaya menjadi hambatan bagi pasangan yang telah siap membangun rumah tangga.

Karena itu, konsep Nikah Gratis dirancang dengan menyediakan berbagai kebutuhan utama dalam prosesi pernikahan.

Peserta tidak hanya memperoleh fasilitas untuk prosesi akad dan resepsi. Pemerintah Kota Bengkulu juga menyiapkan pakaian pengantin, tata rias hingga mahar.

Bahkan, fasilitas penginapan turut diberikan kepada pasangan peserta sebagai bagian dari rangkaian program tersebut.

Dedy menyebut para pengantin mendapatkan kesempatan menikmati fasilitas kamar VIP di guest house yang berada di lingkungan Pendopo Merah Putih. Fasilitas tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengalaman bulan madu yang disiapkan pemerintah bagi pasangan peserta.

Dengan konsep tersebut, pasangan pengantin diharapkan dapat menikmati momen pernikahan tanpa harus memikirkan besarnya pengeluaran yang biasanya muncul dalam penyelenggaraan pernikahan.

Tingginya minat masyarakat terhadap program Nikah Gratis menjadi perhatian Pemerintah Kota Bengkulu. Dedy menyebut banyak warga yang ingin mengikuti program tersebut, sementara pelaksanaan tahun ini masih dibatasi kuota.

Melihat antusiasme tersebut, Pemkot Bengkulu membuka kemungkinan memperluas jumlah peserta pada pelaksanaan tahun berikutnya.

Dedy bahkan menyampaikan rencana agar program tersebut tidak lagi dibatasi secara ketat oleh kuota. Anggaran daerah, kata dia, diarahkan untuk mendukung berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada warga.

Perluasan program diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih besar kepada pasangan yang membutuhkan bantuan pemerintah dalam melangsungkan pernikahan.

Perhatian Pemerintah Kota Bengkulu terhadap keluarga tidak berhenti setelah pasangan melangsungkan pernikahan. Pemerintah juga menyiapkan sejumlah program yang berkaitan dengan kebutuhan keluarga pada tahap berikutnya.

Salah satunya program Bayi Baru Lahir Langsung Mendapat Akta (Baladewa), yang berkaitan dengan pelayanan administrasi bagi bayi yang baru dilahirkan.

Selain itu, terdapat pula program bersalin gratis dan sunat gratis bagi anak-anak. Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat dalam berbagai fase kehidupan keluarga.

Dedy menegaskan Pemkot Bengkulu akan terus mengarahkan anggaran daerah untuk program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ia juga membuka peluang bagi pemerintah daerah lain yang ingin mempelajari konsep pelaksanaan Nikah Gratis di Kota Bengkulu melalui studi tiru.

Dengan demikian, pernikahan 10 pasangan di Pendopo Merah Putih bukan hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi gambaran upaya pemerintah menghadirkan pelayanan sosial yang dapat dirasakan langsung masyarakat.

Pewarta : Amg 

Editing : Adi Saputra