TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat melalui peningkatan profesionalisme pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Salah satu langkah yang ditempuh adalah membekali para bendahara koperasi dengan keterampilan pengelolaan keuangan melalui Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Bendahara KDKMP Angkatan II se-Provinsi Bengkulu.
Kegiatan tersebut resmi dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, di Grage Hotel Bengkulu, Jumat (23/10/2026). Program ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas administrasi dan akuntabilitas keuangan koperasi di tingkat desa maupun kelurahan.
Dalam sambutannya, Khairil Anwar menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat. Koperasi diharapkan tidak sekadar menjadi wadah usaha bersama, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
Namun, potensi tersebut perlu didukung sumber daya manusia yang memiliki kemampuan memadai. Menurutnya, pengelolaan koperasi yang baik membutuhkan personel berintegritas, memahami tugas, serta mampu menjalankan tanggung jawab sesuai prinsip profesionalisme.
Karena itu, pelatihan dan sertifikasi kompetensi bendahara dinilai penting untuk memastikan pengelolaan keuangan berjalan secara tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Khairil mengingatkan agar peserta tidak menjadikan kegiatan tersebut hanya sebagai sarana memperoleh sertifikat. Lebih dari itu, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh harus menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi di wilayah masing-masing.
Ia berharap seluruh peserta dapat membangun budaya kerja yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab sehingga kepercayaan anggota terhadap koperasi semakin kuat.
Pengelolaan keuangan merupakan salah satu aspek penting yang menentukan keberlangsungan usaha koperasi. Bendahara memiliki tanggung jawab dalam memastikan setiap transaksi tercatat dengan benar, administrasi tersusun rapi, serta laporan keuangan disajikan secara jelas.
Ketertiban tersebut dibutuhkan agar kondisi keuangan koperasi dapat diketahui dan dievaluasi secara berkala. Dengan pencatatan yang akurat, pengurus juga memiliki dasar yang lebih baik dalam mengambil keputusan terkait pengembangan usaha dan penggunaan dana.
Tata kelola keuangan yang transparan sekaligus menjadi upaya untuk meminimalkan risiko kesalahan administrasi serta memperkuat pertanggungjawaban pengurus kepada anggota.
Oleh sebab itu, sertifikasi kompetensi diharapkan tidak berhenti pada proses pembelajaran, tetapi menghasilkan peningkatan kemampuan yang dapat diterapkan dalam aktivitas operasional koperasi sehari-hari.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu, Drs. Eddyson, meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengikuti setiap tahapan pelatihan secara serius.
Ia menekankan pentingnya memahami materi yang disampaikan agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata dalam menjalankan tugas sebagai bendahara koperasi.
Menurut Eddyson, kedisiplinan peserta selama mengikuti pelatihan menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung keberhasilan program peningkatan kompetensi tersebut.
Pelatihan ini diikuti 156 peserta pada setiap angkatan, yang berasal dari kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Khusus Angkatan II, kegiatan dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 26 Oktober 2026.
Pelaksanaan program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pengelola koperasi agar mampu menghadapi kebutuhan administrasi dan pengelolaan usaha secara lebih profesional.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap peningkatan kompetensi bendahara KDKMP dapat memberikan dampak terhadap kualitas pengelolaan koperasi secara menyeluruh. Keuangan yang tertata, laporan yang akurat, serta pertanggungjawaban yang jelas diharapkan mampu memperkuat kepercayaan anggota.
Dalam jangka panjang, koperasi dengan tata kelola yang baik berpeluang berkembang menjadi wadah usaha produktif yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Penguatan kemampuan sumber daya manusia pun menjadi bagian penting dalam membangun koperasi yang sehat dan berkelanjutan. Dengan dukungan pengelola yang kompeten, KDKMP diharapkan mampu memperluas kegiatan usaha, membuka kesempatan ekonomi, serta meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian desa dan kelurahan.
Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, Pemprov Bengkulu menargetkan pengelolaan koperasi semakin profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih benar-benar memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra