Skip to main content

Bupati Bengkulu Tengah Perkuat Sinergi Media, Konservasi, dan Pendidikan

Bupati Bengkulu Tengah saat menerima audiensi sejumlah pihak untuk membahas sinergi pembangunan daerah, konservasi, pelayanan publik, dan peningkatan kualitas pendidikan, Senin (28/9/2026).

TEROPONGPUBLIK.XO.ID  <<<<>>>  Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat pelaksanaan pembangunan daerah. Langkah tersebut terlihat dalam sejumlah agenda audiensi yang dipimpin Bupati Bengkulu Tengah pada Senin (28/9/2026).

Pertemuan tersebut mempertemukan pemerintah daerah dengan unsur media, organisasi yang bergerak di bidang konservasi, hingga lembaga pendidikan. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari penyebarluasan informasi pembangunan, pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan, hingga rencana pengembangan pendidikan melalui Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Dalam rangkaian kegiatan itu, Bupati Bengkulu Tengah didampingi jajaran pejabat pemerintah daerah. Sejumlah Asisten, Staf Ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian, serta pihak terkait lainnya turut mengikuti pembahasan sesuai bidang masing-masing.

Audiensi pertama dilakukan bersama jajaran Media Barometer Group. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan sekaligus membangun komunikasi yang lebih intens antara pemerintah daerah dan insan media.

Selain memperkenalkan Majalah Barometer, pembahasan juga diarahkan pada perkembangan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Pemerintah daerah menilai keberadaan media memiliki peran penting dalam menjembatani informasi antara pemerintah dan masyarakat. Berbagai program yang dijalankan pemerintah membutuhkan penyampaian informasi yang jelas agar dapat diketahui dan dipahami oleh publik.

Sinergi dengan media juga diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi mengenai kebijakan, program pembangunan, serta berbagai pelayanan yang tersedia bagi masyarakat Bengkulu Tengah.

Agenda berikutnya mempertemukan Bupati Bengkulu Tengah dengan Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi. Audiensi tersebut membahas peluang penguatan kerja sama dalam pendampingan masyarakat yang tinggal di dalam maupun di sekitar kawasan hutan.

KKI Warsi diketahui telah menjalankan kegiatan pendampingan di wilayah Bengkulu Tengah, antara lain di Desa Jambu dan Desa Rindu Hati.

Pembahasan tidak hanya berkaitan dengan upaya menjaga kawasan hutan, tetapi juga bagaimana masyarakat yang berada di sekitar kawasan tersebut dapat memperoleh manfaat dari program pendampingan secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menyambut positif keberadaan program tersebut. Kolaborasi antara pemerintah, organisasi pendamping, dan masyarakat dinilai penting agar agenda pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan warga.

Pengelolaan kawasan hutan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, komunikasi dan koordinasi menjadi bagian penting dalam mencari pola pendampingan yang sesuai dengan kondisi masyarakat setempat.

Sementara itu, agenda audiensi lainnya dilakukan bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bengkulu. Pertemuan tersebut dipimpin Kepala BPMP Provinsi Bengkulu Sabura Soe’oed Putra.

Fokus pembahasan kali ini menyangkut rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah kabupaten menyampaikan konsep sekaligus bentuk dukungan yang dapat diberikan untuk merealisasikan rencana pembangunan sekolah tersebut.

Salah satu hal yang menjadi pembahasan adalah persiapan lokasi. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah merencanakan pemanfaatan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) Benteng sebagai lokasi pembangunan SNT.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat akses dan kualitas pendidikan di daerah. Kehadiran sekolah dengan konsep terintegrasi diharapkan dapat menjadi salah satu bagian dari pengembangan sektor pendidikan di Bengkulu Tengah.

Rangkaian audiensi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya mengandalkan kerja pemerintah. Keterlibatan media, organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memperkuat program pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah terus mendorong komunikasi lintas sektor agar setiap rencana dapat dibahas secara terbuka dan memiliki dukungan yang sesuai.

Dari sisi informasi publik, sinergi dengan media diharapkan memperkuat penyampaian informasi pembangunan. Dalam bidang lingkungan, kerja sama dengan organisasi konservasi diarahkan untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus memperhatikan kepentingan masyarakat.

Sedangkan dalam sektor pendidikan, koordinasi bersama BPMP Provinsi Bengkulu menjadi langkah awal untuk mematangkan rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi.

Melalui rangkaian komunikasi tersebut, Pemkab Bengkulu Tengah berupaya membangun pola kerja sama yang dapat mendukung pelayanan publik, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Pewarta : Rizon

Editing : Adi Saputra