TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE., M.M., menghadiri penutupan rangkaian kegiatan Gebyar Semarak Merah Putih Provinsi Bengkulu Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Rektorat Universitas Bengkulu (UNIB), Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari upaya mempererat kebersamaan masyarakat tersebut secara resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Ir. H. Mian. Acara ini turut dihadiri Wali Kota Bengkulu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu dan Kota Bengkulu, Rektor Universitas Bengkulu beserta jajaran, kelompok pengajian, serta masyarakat dari berbagai kalangan.
Kehadiran Bupati Seluma dalam agenda tersebut mencerminkan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan yang mendorong persatuan, memperkuat hubungan antarmasyarakat, serta menumbuhkan nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan di Provinsi Bengkulu.
Suasana penutupan Gebyar Semarak Merah Putih 2026 berlangsung khidmat dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan warga. Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk membangun komunikasi sekaligus mempererat hubungan sosial dalam suasana yang penuh kekeluargaan.
Momentum ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada perayaan, tetapi turut memberikan ruang bagi penguatan nilai sosial dan spiritual.
Bagi pemerintah daerah, kegiatan bersama seperti ini memiliki arti penting dalam menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat. Hubungan yang baik antara pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan warga diharapkan dapat menjadi fondasi bagi terciptanya lingkungan yang aman, damai, serta mendukung pembangunan daerah.
Kehadiran sejumlah pejabat dan unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa semangat kebersamaan perlu terus dirawat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas.
Salah satu agenda utama dalam penutupan Gebyar Semarak Merah Putih 2026 adalah ceramah agama yang disampaikan ulama kondang Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D.
Tausiah tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian acara, sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti kegiatan keagamaan bersama. Kehadiran penceramah nasional itu turut menambah antusiasme warga yang menghadiri penutupan di lingkungan Universitas Bengkulu.
Melalui kegiatan keagamaan, masyarakat diharapkan dapat memperkuat nilai moral, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta menjadikan ajaran agama sebagai landasan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Nilai silaturahmi yang tercermin dalam kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa perbedaan latar belakang tidak seharusnya menjadi penghalang untuk menjaga persaudaraan dan persatuan.
Semangat kebersamaan perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui sikap saling menghormati, kepedulian sosial, maupun keterlibatan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.
Partisipasi Bupati Seluma Teddy Rahman dalam kegiatan tingkat provinsi ini menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan baik antarpemerintah daerah di Bengkulu.
Sinergi tersebut penting untuk mendukung berbagai agenda pembangunan yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah daerah tidak hanya bertanggung jawab menjalankan program pembangunan, tetapi juga perlu mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun, inklusif, dan memiliki semangat gotong royong.
Kegiatan yang mempertemukan unsur pemerintahan, akademisi, tokoh agama, dan masyarakat juga membuka ruang untuk memperkuat komunikasi serta membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga persatuan.
Semangat Merah Putih yang menjadi identitas kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni penutupan. Nilai nasionalisme, persaudaraan, dan kepedulian sosial perlu terus diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam mendukung kemajuan daerah.
Bagi Kabupaten Seluma, hubungan yang harmonis dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota lainnya menjadi salah satu unsur penting dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan.
Penutupan Gebyar Semarak Merah Putih Provinsi Bengkulu 2026 menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan tersebut. Namun, pesan mengenai pentingnya persatuan, kebersamaan, dan penguatan nilai keagamaan diharapkan tetap menjadi semangat yang dibawa pulang oleh seluruh peserta.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa ruang pertemuan masyarakat dapat dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan sosial dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Dengan terjaganya komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, berbagai tantangan pembangunan diharapkan dapat dihadapi melalui kerja sama dan semangat gotong royong.
Kehadiran Bupati Seluma bersama unsur pemerintah dan masyarakat dalam acara penutupan tersebut menjadi bagian dari komitmen menjaga kebersamaan di Provinsi Bengkulu. Semangat itulah yang diharapkan terus tumbuh, sehingga persatuan tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga tercermin dalam tindakan nyata demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Pewarta : Hassan
Editing : Adi Saputra