TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mencatat capaian signifikan dalam pelayanan administrasi kependudukan. Hingga awal Agustus 2025, angka perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di Kota Bengkulu telah mencapai 99,9 persen dari total wajib KTP yang ada.
Kepala Disdukcapil Kota Bengkulu, Widodo, mengungkapkan bahwa hingga saat ini tercatat sebanyak 281.760 penduduk telah melakukan perekaman e-KTP dari total 281.968 jiwa yang masuk dalam daftar wajib KTP. Angka tersebut menjadikan Kota Bengkulu sebagai wilayah dengan capaian perekaman e-KTP tertinggi di Provinsi Bengkulu.
“Per hari ini, capaian perekaman e-KTP di Kota Bengkulu mencapai 99,9 persen. Ini merupakan salah satu bukti komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Widodo saat ditemui pada Kamis (7/8/2025).
Lebihi Target Nasional
Capaian perekaman e-KTP ini tidak hanya menjadi prestasi di tingkat kota, tetapi juga telah melampaui target nasional. Target nasional yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri untuk perekaman e-KTP berada di kisaran 98 persen. Dengan demikian, Kota Bengkulu telah melampaui standar tersebut dan menjadi salah satu daerah percontohan dalam pelaksanaan program administrasi kependudukan.
Menurut Widodo, keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai strategi dan inovasi pelayanan yang dilakukan pihaknya selama beberapa waktu terakhir. Disdukcapil Kota Bengkulu aktif melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat guna memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam proses perekaman.
Layanan Adminduk di Hari Libur
Salah satu langkah strategis yang dinilai efektif dalam mempercepat capaian perekaman e-KTP adalah pembukaan layanan administrasi kependudukan di luar hari kerja. Disdukcapil membuka layanan pada hari Sabtu dan Minggu, dengan jam operasional pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. Langkah ini disambut positif oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang kesulitan mengurus dokumen pada hari kerja karena alasan pekerjaan atau aktivitas lainnya.
“Layanan akhir pekan ini memang kami siapkan untuk menjangkau warga yang tidak bisa hadir di hari kerja. Ini bagian dari upaya kami agar pelayanan bisa benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” jelas Widodo.
Jemput Bola ke Sekolah
Tidak hanya membuka layanan di hari libur, Disdukcapil Kota Bengkulu juga melakukan pendekatan aktif ke sejumlah sekolah. Hal ini dilakukan untuk menjangkau para pelajar berusia 16 tahun ke atas yang sudah memenuhi syarat untuk melakukan perekaman e-KTP.
Melalui kerja sama dengan pihak sekolah, petugas Disdukcapil mendatangi langsung lokasi sekolah pada hari-hari tertentu untuk melakukan perekaman secara kolektif. Kegiatan ini sangat membantu percepatan proses perekaman, sekaligus memberikan edukasi dini kepada para pelajar mengenai pentingnya dokumen kependudukan.
“Anak-anak usia 16 tahun yang sudah bisa direkam e-KTP langsung kami fasilitasi melalui kerja sama dengan sekolah-sekolah. Dengan pendekatan ini, kami bisa menjangkau mereka lebih cepat dan efisien,” kata Widodo.
Komitmen Terus Ditingkatkan
Meskipun capaian saat ini sudah sangat tinggi, Disdukcapil Kota Bengkulu memastikan bahwa pihaknya tidak akan lengah. Mereka akan terus memaksimalkan pelayanan untuk memastikan 100 persen warga wajib KTP telah melakukan perekaman, serta mengantisipasi warga pendatang baru atau mereka yang baru memenuhi syarat administrasi.
“Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Fokus kami tetap pada peningkatan kualitas pelayanan dan pembaruan data kependudukan yang berkelanjutan,” pungkas Widodo.
Langkah progresif yang dilakukan oleh Pemkot Bengkulu melalui Disdukcapil ini menjadi contoh nyata bahwa pelayanan publik yang responsif dan adaptif dapat memberikan hasil yang signifikan. Ke depan, diharapkan seluruh daerah di Provinsi Bengkulu bisa meniru strategi serupa guna meningkatkan akurasi dan kelengkapan data kependudukan secara menyeluruh.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra