TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Menjelang berakhirnya masa tugas di Provinsi Bengkulu, Kapolda Bengkulu Mardiyono kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu. Kegiatan peletakan batu pertama atau groundbreaking bedah rumah ke-77 hingga ke-80 dilaksanakan di kawasan Jalan Raden Fatah, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, Rabu pagi (13/5/2026).
Program sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Bengkulu dalam membantu warga yang membutuhkan hunian layak. Dengan dimulainya pembangunan empat rumah terakhir, maka target 80 unit rumah selama kepemimpinan Irjen Pol Mardiyono resmi tercapai.
Momentum ini sekaligus menjadi penutup pengabdian sang Kapolda di Bumi Rafflesia sebelum mengakhiri masa jabatannya. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan dengan dihadiri jajaran pejabat utama Polda Bengkulu serta masyarakat sekitar.
Empat Warga Kurang Mampu Terima Bantuan Renovasi Rumah
Empat rumah yang mendapat bantuan renovasi merupakan milik warga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah. Mereka sehari-hari bekerja sebagai buruh harian, petani, hingga ibu rumah tangga.
Penerima program bedah rumah tersebut antara lain Riduan Hartono yang bekerja sebagai buruh harian dan tinggal di Jalan Raden Fatah Nomor 14. Selain itu, ada Nurbaiti, seorang ibu rumah tangga yang menetap di Jalan Sungai Rupat. Bantuan serupa juga diberikan kepada Selin yang berprofesi sebagai buruh harian dan Gampang, seorang petani yang tinggal di Jalan Karang Pulau.
Rumah-rumah mereka nantinya akan direnovasi agar menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, nyaman, serta layak dihuni bersama keluarga. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memberikan rasa aman bagi para penerimanya.
Wujud Kepedulian dan Humanisme Polri
Dalam sambutannya, Irjen Pol Mardiyono menegaskan bahwa program bedah rumah bukan sekadar kegiatan sosial biasa, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Menurutnya, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, program bedah rumah menjadi salah satu bentuk kepedulian institusi kepolisian terhadap kesejahteraan warga.
Ia juga menyampaikan bahwa pencapaian 80 unit rumah terasa sangat istimewa karena bertepatan dengan momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Angka tersebut menjadi simbol pengabdian sekaligus dedikasi Polda Bengkulu dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian Polri untuk masyarakat. Kami berharap rumah yang direnovasi dapat memberikan kenyamanan dan semangat baru bagi keluarga penerima bantuan,” ujar Kapolda Bengkulu.
Dihadiri Pejabat Polda dan Mitra Kolaborasi
Prosesi groundbreaking turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Bengkulu. Hadir mendampingi Kapolda antara lain Irwasda Polda Bengkulu, Karo Ops, Karo SDM, Dirpamobvit, Kabid Humas, hingga Kapolresta Bengkulu.
Selain jajaran kepolisian, kegiatan tersebut juga melibatkan Ketua DPD REI Provinsi Bengkulu sebagai mitra kolaborasi dalam pelaksanaan program bedah rumah. Kerja sama antara kepolisian dan pihak swasta dinilai menjadi langkah positif dalam memperluas manfaat sosial bagi masyarakat.
Kehadiran berbagai pihak menunjukkan bahwa program kemanusiaan dapat berjalan optimal melalui sinergi lintas sektor demi membantu warga yang membutuhkan perhatian.
Suasana Haru dan Penuh Kekeluargaan
Selain melakukan peletakan batu pertama dan menyerahkan bantuan sosial, suasana hangat juga terlihat ketika Kapolda Bengkulu membagikan mainan kepada anak-anak yang hadir di lokasi kegiatan.
Tawa ceria anak-anak dan antusiasme warga menciptakan suasana kekeluargaan yang begitu terasa. Momen tersebut menjadi simbol kedekatan antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Kegiatan sosial itu pun menjadi salah satu kenangan manis menjelang berakhirnya masa pengabdian Irjen Pol Mardiyono di Provinsi Bengkulu. Program bedah rumah yang telah berjalan hingga 80 unit diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu di wilayah Bengkulu.
Pewarta: Amg
Edit: Adi Saputra