Skip to main content

Korban Kebakaran Dirawat, Wali Kota Dedy Wahyudi Datang Beri Dukungan

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi saat menjenguk Azalia Dimitri, korban kebakaran di kawasan Jalan Jenggalu, yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Gading Medika, Senin (10/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Dedy memberikan dukungan moril dan bantuan kepada korban.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>> Perhatian Pemerintah Kota Bengkulu kembali ditunjukkan kepada warga yang sedang menghadapi musibah. Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mendatangi Rumah Sakit Gading Medika, Senin (10/8/2026), untuk menjenguk salah satu korban kebakaran yang terjadi di kawasan Jalan Jenggalu, Kota Bengkulu.

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda pemerintahan. Dedy hadir untuk melihat secara langsung kondisi korban sekaligus memberikan penguatan kepada keluarga yang tengah menghadapi situasi sulit setelah peristiwa kebakaran pada Minggu malam.

Korban yang mendapat kunjungan tersebut adalah Azalia Dimitri. Perempuan itu mengalami luka bakar pada bagian tangan dan kaki akibat kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.20 WIB.

Saat tiba di rumah sakit, Dedy Wahyudi langsung menemui Azalia yang sedang menjalani perawatan. Ia berbincang dengan korban dan keluarga sembari menyampaikan pesan agar Azalia tidak kehilangan semangat selama menjalani proses pemulihan.

“Semoga lekas sembuh, tetap semangat, tetap berdoa kepada Allah SWT. Karena ini adalah musibah,” ujar Dedy kepada Azalia.

Dedy menilai musibah yang dialami warga harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah, kata dia, perlu hadir ketika masyarakat membutuhkan dukungan, terutama dalam kondisi darurat yang berdampak langsung terhadap keselamatan dan kehidupan keluarga.

Selain memberikan dukungan moril, Dedy juga menyerahkan bantuan berupa uang kepada korban. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga selama Azalia menjalani perawatan di rumah sakit.

Ia juga mendoakan agar kondisi korban segera membaik sehingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga dan menjalankan aktivitas sehari-hari seperti sebelum musibah terjadi.

Menurut Dedy, proses penyembuhan membutuhkan kesabaran dan kekuatan. Karena itu, ia meminta korban beserta keluarga untuk tetap tabah menghadapi cobaan tersebut.

“Yang terpenting tetap sabar dan kuat. Kita serahkan semuanya kepada Allah SWT,” pesannya.

Kebakaran yang menyebabkan Azalia mengalami luka bakar tersebut terjadi di kawasan Jalan Jenggalu, Kota Bengkulu, Minggu (9/8/2026) malam.

Peristiwa itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.20 WIB. Kobaran api menghanguskan sebuah rumah warga. Dalam perkembangannya, api kemudian merembet ke bangunan bengkel yang berada di sebelah rumah.

Peristiwa tersebut tidak hanya menyebabkan kerugian material, tetapi juga menimbulkan korban yang harus mendapatkan penanganan medis.

Azalia kemudian menjalani perawatan di Rumah Sakit Gading Medika untuk mendapatkan penanganan terhadap luka bakar yang dialaminya.

Kondisi tersebut membuat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak menjadi penting bagi keluarga korban. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa tenang sekaligus menunjukkan bahwa warga tidak menghadapi musibah seorang diri.

Nini Suharti, ibu Azalia sekaligus pemilik rumah yang terdampak kebakaran, mengungkapkan rasa terima kasih atas kedatangan Wali Kota Bengkulu bersama jajaran.

Menurut Nini, kunjungan tersebut memiliki arti tersendiri bagi keluarganya. Di tengah kondisi penuh kekhawatiran karena anaknya masih menjalani perawatan, perhatian langsung dari kepala daerah menjadi bentuk dukungan yang sangat berarti.

Nini mengaku terharu melihat kepedulian yang diberikan Dedy Wahyudi kepada keluarganya.

Ia berharap perhatian tersebut menjadi penyemangat bagi Azalia untuk menjalani proses pengobatan hingga pulih. Keluarga juga berharap musibah yang terjadi dapat segera berlalu dan Azalia kembali sehat seperti sediakala.

Bagi Pemerintah Kota Bengkulu, kunjungan kepada korban musibah menjadi bagian dari kepedulian terhadap masyarakat. Kehadiran pemimpin secara langsung diharapkan tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan kekuatan moral bagi warga yang sedang menghadapi ujian.

Kini, keluarga Azalia masih menaruh harapan besar pada proses pengobatan. Di tengah sisa-sisa kesedihan akibat kebakaran, doa dan dukungan menjadi kekuatan agar korban segera pulih dan dapat kembali menjalani kehidupan bersama keluarganya.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra