TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Jembatan penghubung Padang Serai menuju Seluma dilaporkan mengalami kerusakan parah selama beberapa waktu. Warga setempat mendesak pemerintah daerah untuk segera memperbaiki jembatan tersebut demi kelancaran aktivitas sehari-hari.
Lurah Padang Serai, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Nanang Kosim, S.Sos., menyampaikan keluhan masyarakat kepada awak media. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan akses penting bagi warga, mahasiswa, petani, dan nelayan yang bergantung pada jalur ini untuk beraktivitas dan mengangkut hasil bumi.
“Kerusakan jembatan ini sudah berlangsung lama dan mengganggu aktivitas masyarakat. Kami berharap pemerintah segera bertindak agar jembatan ini dapat digunakan kembali seperti semula,” ujar Nanang Kosim.

Dulunya, jembatan ini bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua. Namun, kerusakan serius yang terjadi membuat jembatan hanya dapat dilintasi kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Itupun, hanya mereka yang memiliki keberanian tinggi yang berani melintas, mengingat kondisi jembatan yang cukup memprihatinkan.
Masyarakat sekitar sangat bergantung pada jembatan ini untuk berbagai keperluan, mulai dari pergi ke sekolah, mengangkut hasil pertanian, hingga aktivitas nelayan yang akan menuju lokasi kerja. Kerusakan yang dibiarkan terlalu lama membuat warga resah dan kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Setiap hari kami merasa was-was saat melintas. Jika terus dibiarkan, dikhawatirkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bahkan membahayakan nyawa pengguna jembatan,” keluh seorang warga Padang Serai.
Permintaan perbaikan jembatan ini bukan kali pertama disampaikan. Warga sudah beberapa kali mengajukan keluhan kepada pihak terkait, namun hingga kini belum ada tindakan nyata. Nanang Kosim menegaskan bahwa dirinya akan terus menyuarakan aspirasi masyarakat agar jembatan tersebut segera diperbaiki.
“Kami berharap pemerintah daerah segera merespons dan mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jembatan ini. Jangan tunggu sampai ada korban baru bertindak,” tambah Nanang.
Kerusakan infrastruktur seperti jembatan penghubung ini memang menjadi perhatian serius, terutama di daerah-daerah yang menjadi jalur penting mobilitas masyarakat. Selain memperlambat aktivitas ekonomi, kerusakan jembatan juga berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah daerah Kota Bengkulu belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana perbaikan jembatan Padang Serai. Masyarakat berharap aspirasi mereka segera didengar dan ditindaklanjuti agar aktivitas mereka bisa kembali normal tanpa rasa khawatir.
Warga Padang Serai terus menaruh harapan besar agar pemerintah segera mengambil langkah konkret. Perbaikan jembatan ini diharapkan dapat mengembalikan kelancaran mobilitas warga, sekaligus mendukung perekonomian lokal yang selama ini terhambat akibat kerusakan infrastruktur.
Pewarta: Hendri pessel
Editing: Adi Saputra