TEROPONGpUBLIK.CO.ID <<<<>>>> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), mengadakan Focus Group Discussion (FGD) tentang Pemanfaatan Potensi Desa dan Tata Kelola Pemasaran Desa Kawasan Tingkat Kabupaten Tahun 2024. Acara ini berlangsung di aula Hotel Tahura pada Selasa, 21 Mei 2024.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Sugeng Oswari, S.Kom, M.Si, anggota DPRD Bengkulu Tengah, H. Arsyad Hamzah, S.E., perwakilan dari Dinas PMD beserta jajaran, Camat Pondok Kelapa, Lismawati, S.IP., para kepala desa, serta undangan lainnya. Dalam sambutannya, Sugeng Oswari menyampaikan permohonan maaf dari Sekretaris Daerah yang tidak dapat hadir pada kesempatan ini.
Sugeng Oswari menjelaskan bahwa di Kabupaten Bengkulu Tengah terdapat kawasan desa agrowisata bernama Desa Agrowisata Panca Wahana Sejahtera yang meliputi lima desa, yaitu Desa Pekik Nyaring, Desa Pasar Pedati, Desa Srikaton, Desa Panca Mukti, dan Desa Srikuncoro. "Potensi wisata di Bengkulu Tengah terus berkembang dan memiliki nilai investasi yang signifikan, yang dapat menambah ikon baru di wilayah ini," ujarnya.
Tujuan dari FGD ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai kegiatan di desa kawasan dan diharapkan dapat membantu desa-desa tersebut mengembangkan relasi serta memajukan potensi yang ada. Sugeng Oswari menekankan pentingnya memasarkan produk-produk yang menjadi identitas daerah tidak hanya dalam acara formal, tetapi juga secara luas.
Setelah acara dibuka secara resmi oleh Sugeng Oswari, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber. FGD ini diharapkan dapat menghasilkan strategi dan langkah konkret dalam memanfaatkan potensi desa serta meningkatkan tata kelola pemasaran, sehingga desa-desa kawasan dapat lebih berkembang dan dikenal luas.
Dengan adanya diskusi ini, diharapkan semua pihak terkait dapat bekerja sama untuk memaksimalkan potensi yang ada di desa-desa kawasan, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian dan pembangunan daerah.
Pewarta : Rizon
Editing: Adi Saputra