Skip to main content

Pemkot Bengkulu Gelar Rapat Koordinasi Program Sadesahe, Wali Kota Ajak Masyarakat Dukung Penuh

Pemkot Bengkulu Gelar Rapat Koordinasi Program Sadesahe, Wali Kota Ajak Masyarakat Dukung Penuh

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><<<<  Pemerintah Kota Bengkulu menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan Program Satu Desa Satu Hektar (Sadesahe) yang digagas Pemerintah Provinsi Bengkulu. Rapat berlangsung di Ruang Hidayah Pemkot Bengkulu pada Selasa (2/9) dengan menghadirkan jajaran pejabat daerah, camat, lurah, hingga tokoh masyarakat.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Pj Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Tony Elfian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu Adriansyah, serta para camat dan lurah se-Kota Bengkulu. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah dan strategi pelaksanaan program yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Program Sadesahe merupakan inisiatif untuk mendorong setiap desa maupun kelurahan memiliki lahan produktif minimal satu hektar. Lahan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai jenis tanaman pangan, hortikultura, hingga buah-buahan yang bernilai ekonomi. Dengan adanya program ini, pemerintah optimis masyarakat bisa lebih mandiri dalam pemenuhan kebutuhan pangan, sekaligus memiliki peluang meningkatkan pendapatan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Dedy Wahyudi menegaskan bahwa program ini harus disambut dengan semangat gotong royong. Menurutnya, keberhasilan Sadesahe tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, melainkan juga keterlibatan aktif masyarakat di lapangan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Bengkulu untuk antusias mengikuti lomba Sadesahe. Mari kita tanam, rawat, dan nikmati hasilnya bersama. Selain itu, saya juga mengimbau agar setiap rumah dapat menanam minimal satu pohon buah. Langkah kecil ini akan memberi manfaat besar, baik untuk ketersediaan pangan keluarga maupun kelestarian lingkungan,” ujar Dedy.

Lebih lanjut, Dedy menekankan bahwa partisipasi masyarakat akan menjadi penentu utama keberlanjutan program ini. Ia berharap, Sadesahe tidak sekadar menjadi proyek sementara, melainkan mampu mengubah pola pikir masyarakat untuk lebih mencintai pertanian dan peduli terhadap ketahanan pangan lokal.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, Adriansyah, dalam laporannya menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah lahan potensial di wilayah kota. Ia optimistis dengan sinergi antara pemerintah daerah, camat, lurah, hingga kelompok tani, program ini bisa berjalan sesuai target.

Selain rapat koordinasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan diskusi bersama para camat dan lurah untuk membahas berbagai kendala teknis yang mungkin dihadapi di lapangan. Mulai dari ketersediaan lahan, jenis tanaman yang cocok, hingga pola pendampingan kepada masyarakat agar hasilnya lebih maksimal.

Program Sadesahe juga dipandang sebagai langkah preventif menghadapi ancaman krisis pangan global. Dengan memperkuat kemandirian pangan sejak tingkat desa atau kelurahan, masyarakat akan lebih siap dalam menghadapi tantangan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Melalui rapat ini, Pemkot Bengkulu menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh kebijakan Pemprov Bengkulu dalam memperluas implementasi program Sadesahe. Diharapkan, dalam waktu dekat hasil nyata dari program ini dapat terlihat, baik berupa peningkatan produksi pangan maupun munculnya kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan dan memanfaatkan lahan secara produktif.

Pewarta : AMG

Editing : Adi Saputra