TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai menyusun langkah strategis untuk meningkatkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta. Upaya tersebut diawali dengan evaluasi menyeluruh terhadap keikutsertaan kafilah Bengkulu dalam MTQ Nasional XXXVII 2026 di Jawa Tengah.
Evaluasi itu dibahas dalam rapat yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis (22/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan jajaran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) untuk meninjau hasil sebelumnya sekaligus merumuskan persiapan menghadapi kompetisi mendatang.
Pembahasan tidak hanya menitikberatkan pada capaian peserta, tetapi juga pada berbagai aspek yang perlu diperbaiki agar pembinaan dan persiapan kontingen dapat berjalan lebih terarah.
Dalam rapat tersebut, Herwan Antoni menilai hasil yang diperoleh kafilah Bengkulu pada MTQ Nasional di Jawa Tengah belum memenuhi ekspektasi pemerintah daerah. Kondisi ini, menurutnya, perlu dijadikan bahan pembelajaran untuk memperbaiki strategi menghadapi penyelenggaraan berikutnya.
Ia menegaskan bahwa persiapan MTQ Nasional 2027 tidak dapat dilakukan secara mendadak. Sejumlah kebutuhan harus mulai dipetakan sejak dini, mulai dari penganggaran hingga kesiapan peserta dan program pembinaan.
Herwan juga menyoroti perubahan pola penyelenggaraan MTQ yang, berdasarkan ketentuan terbaru Kementerian Agama sebagaimana disampaikannya dalam rapat, dilaksanakan setiap tahun. Dengan pola tersebut, pemerintah daerah dituntut memiliki perencanaan yang lebih konsisten agar proses pembinaan tidak terputus di antara penyelenggaraan kompetisi.
Menurutnya, waktu persiapan yang tersedia perlu dimanfaatkan secara optimal untuk menyusun langkah kerja yang realistis dan terukur. Dengan demikian, setiap kebutuhan kontingen dapat dipersiapkan lebih baik sebelum keberangkatan ke Jakarta.
Ketua Harian LPTQ Provinsi Bengkulu, Paimat Sholihin, menekankan bahwa hasil evaluasi harus ditindaklanjuti melalui program pembinaan yang berkesinambungan. Ia menilai peningkatan prestasi tidak cukup hanya mengandalkan persiapan menjelang perlombaan, tetapi memerlukan proses pengembangan kemampuan peserta secara terencana.
Pembinaan calon peserta perlu dilaksanakan secara berjenjang dengan memperhatikan potensi masing-masing bidang yang diperlombakan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu peserta meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat kesiapan mereka dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional.
Paimat juga menilai potensi generasi Qurani di Bengkulu perlu terus dikembangkan. Karena itu, evaluasi capaian sebelumnya harus menjadi dasar untuk menentukan bagian pembinaan yang perlu diperkuat, sehingga persiapan selanjutnya memiliki arah yang lebih jelas.
Sinergi antara pemerintah daerah dan LPTQ menjadi salah satu unsur penting dalam upaya tersebut. Dukungan perencanaan, pembinaan, dan kebutuhan anggaran perlu diselaraskan agar program peningkatan kualitas peserta dapat berjalan secara optimal.
Rapat evaluasi tersebut turut dihadiri Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu, Dadi Hartono, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penais Zawa) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Khoiruman, serta jajaran pengurus LPTQ Provinsi Bengkulu.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan LPTQ memperlihatkan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam mempersiapkan kontingen. Kolaborasi tersebut dibutuhkan agar evaluasi tidak berhenti pada pembahasan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program kerja yang sesuai dengan kebutuhan peserta.
Melalui evaluasi ini, Pemprov Bengkulu berharap persiapan menuju MTQ Nasional 2027 dapat dilakukan secara lebih sistematis. Perbaikan pola pembinaan, perencanaan anggaran, dan koordinasi antarpihak menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam proses tersebut.
Target peningkatan prestasi di Jakarta pun diharapkan dapat didukung oleh kesiapan yang lebih baik sejak tahap awal. Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan perencanaan yang matang, potensi generasi Qurani Bengkulu diharapkan semakin berkembang serta mampu bersaing lebih kuat pada MTQ Nasional mendatang.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra