TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu kembali menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang tengah berduka. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, bersama para asisten dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menghadiri malam takziah ketiga di kediaman almarhum Nopiar bin Zainal Arifin yang berlokasi di Perumahan Pebabri, Sabtu malam (30/5/2026).
Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Bengkulu tersebut menjadi wujud nyata empati sekaligus dukungan moral kepada keluarga yang sedang menghadapi kehilangan orang tercinta. Dalam suasana penuh khidmat dan kekeluargaan, rombongan pemerintah turut mengikuti rangkaian doa bersama yang digelar untuk almarhum.
Medy Pebriansyah menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum Nopiar bin Zainal Arifin. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, serta kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kota Bengkulu, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan,” ujar Medy di hadapan keluarga dan para pelayat.
Menurutnya, kehadiran pemerintah dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti takziah merupakan bagian dari komitmen untuk selalu dekat dengan masyarakat. Tidak hanya dalam kegiatan pembangunan, pemerintah juga hadir saat warga mengalami musibah maupun membutuhkan dukungan.
Pada kesempatan tersebut, Medy juga menyerahkan dokumen layanan administrasi kependudukan 3 in 1 kepada keluarga almarhum. Layanan ini merupakan inovasi yang memudahkan masyarakat dalam mengurus perubahan data kependudukan pasca meninggal dunia.
Dokumen yang diserahkan meliputi akta kematian, pembaruan kartu keluarga, serta dokumen administrasi lainnya yang diperlukan keluarga. Dengan layanan tersebut, masyarakat tidak perlu lagi mengurus secara terpisah berbagai dokumen administrasi setelah adanya peristiwa kematian dalam keluarga.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari keluarga almarhum karena dinilai sangat membantu dan meringankan beban mereka di tengah suasana duka. Selain memberikan dukungan moril, pemerintah juga hadir memberikan pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Medy menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, mudah, dan tepat sasaran. Melalui program jemput bola seperti penyerahan dokumen 3 in 1 saat takziah, masyarakat dapat memperoleh layanan tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.
Selain menyampaikan belasungkawa dan menyerahkan dokumen administrasi, Medy juga mengajak seluruh warga Kota Bengkulu untuk turut mendoakan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi beserta istri yang saat ini sedang menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
Ia berharap seluruh rangkaian ibadah yang dijalani dapat berlangsung lancar dan diberikan kesehatan hingga kembali ke tanah air. Menurutnya, doa dari masyarakat menjadi bentuk dukungan yang sangat berarti bagi pemimpin daerah yang tengah menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Bengkulu untuk bersama-sama mendoakan Bapak Wali Kota Dedy Wahyudi dan istri agar senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan dalam menjalankan ibadah haji, menjadi haji yang mabrur, serta kembali ke Kota Bengkulu dengan selamat dan dalam kondisi sehat,” kata Medy.
Suasana takziah berlangsung penuh kekhusyukan hingga akhir acara. Keluarga almarhum menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan Pemerintah Kota Bengkulu. Kehadiran para pejabat daerah dinilai menjadi penguat bagi keluarga yang sedang berduka sekaligus mencerminkan hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat.
Melalui momentum tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam situasi suka maupun duka, sebagai bagian dari pelayanan dan pengabdian kepada warga.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra