TEROPONGPUBLIK.XO.ID <<<<>>> Pemerintah Kabupaten Seluma terus mendorong penguatan kualitas pendidikan tidak hanya melalui peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui pelaksanaan Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP) yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma.
Kegiatan SLP tersebut resmi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Seluma, H. Hendarsyah, S.I.P., M.T., di Aula Badan Keuangan Daerah (BKD) Seluma, Senin (28/9/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi unsur pendidikan untuk memperkuat pemahaman sekaligus penerapan nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan sekolah.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Laboratorium Pancasila, Dr. Ir. Hamry Gusman Zakaria, M.M., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma, para kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dalam sambutannya, Hendarsyah mengatakan Pemerintah Kabupaten Seluma memiliki perhatian terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas generasi yang akan melanjutkan pembangunan.
Karena itu, pendidikan perlu diarahkan untuk membentuk peserta didik yang memiliki pengetahuan sekaligus karakter yang kuat.
“Pemerintah Kabupaten Seluma memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mencerdaskan kehidupan masyarakat. Kita terus berupaya membangun sumber daya manusia,” kata Hendarsyah.
Ia menilai keberadaan Sekolah Laboratorium Pancasila dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter di sekolah. Nilai-nilai Pancasila diharapkan tidak berhenti pada pemahaman secara teori, tetapi dapat diterapkan dalam berbagai aktivitas peserta didik maupun warga sekolah.
Menurut Hendarsyah, lingkungan pendidikan memiliki posisi penting dalam membentuk kebiasaan dan sikap generasi muda. Sekolah bukan hanya tempat untuk memperoleh pengetahuan, melainkan juga ruang untuk belajar mengenai tanggung jawab, kebersamaan, toleransi, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Sekolah Laboratorium Pancasila diharapkan menjadi wadah pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan pola pendidikan di Kabupaten Seluma. Para guru dan tenaga kependidikan diharapkan mampu menjadi contoh dalam penerapan nilai-nilai kebangsaan sehingga dapat diterapkan secara nyata oleh para siswa.
Penguatan karakter sejak lingkungan sekolah dinilai penting sebagai bagian dari persiapan menghadapi tantangan generasi muda ke depan. Dengan pendidikan yang menggabungkan aspek akademik dan karakter, peserta didik diharapkan mampu tumbuh sebagai generasi yang memiliki kemampuan, tanggung jawab sosial, serta rasa kebangsaan.
Hendarsyah juga mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan untuk membangun kerja sama secara berkelanjutan. Pemerintah daerah, sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat dinilai memiliki peran dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung pembentukan karakter.
“Mari kita bersama-sama membangun generasi yang memiliki karakter kebangsaan yang kuat, berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila, dan siap menjadi generasi penerus yang membawa Seluma lebih maju,” pungkasnya.
Pelaksanaan Sekolah Laboratorium Pancasila diharapkan menjadi salah satu sarana memperkuat pendidikan berbasis karakter di Kabupaten Seluma. Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mempersiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai moral dan kebangsaan.
Pewarta : Hassan
Editing : Adi Saputra