TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kabupaten Seluma terus memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan melalui pengembangan inovasi daerah. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni mempercepat implementasi replikasi program Gardu Penangkis (Gerakan Terpadu Penanggulang Kemiskinan) melalui rapat koordinasi yang dipimpin Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Seluma, Drs. Herwan, M.Si., Selasa (23/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antarorganisasi perangkat daerah sekaligus berbagi pengalaman kepada daerah lain yang akan mengadopsi inovasi tersebut. Hadir dalam rapat itu Kepala Bidang Riset dan Inovasi Bapperida Kabupaten Bengkulu Utara, Linda Fitri, bersama perwakilan sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma, di antaranya Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan, Dinas Sosial, serta jajaran Balitbang Seluma.
Dalam arahannya, Herwan menegaskan bahwa inovasi Gardu Penangkis selama ini telah memberikan dampak positif dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna menekan angka kemiskinan di Kabupaten Seluma. Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari komitmen bersama seluruh perangkat daerah yang terlibat dalam pelaksanaan program.
Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas dan kerja sama antar-OPD agar setiap program penanganan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Dengan koordinasi yang baik, berbagai permasalahan sosial yang menjadi penyebab kemiskinan dapat ditangani secara terpadu.
“Keberhasilan penanggulangan kemiskinan tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan keterlibatan seluruh pihak untuk saling mendukung sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” ujar Herwan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rapat koordinasi tersebut bertujuan menyamakan persepsi seluruh pihak terkait, memperkuat komitmen bersama, sekaligus menyusun langkah strategis dalam penerapan dan pengembangan inovasi Gardu Penangkis di daerah yang akan melakukan replikasi program.
Sementara itu, Kabid Riset dan Inovasi Bapperida Kabupaten Bengkulu Utara, Linda Fitri, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Seluma yang dinilai terbuka dalam membagikan praktik-praktik terbaik serta pengalaman keberhasilan inovasi daerah.
Menurut Linda, Gardu Penangkis merupakan salah satu inovasi yang layak dijadikan referensi oleh daerah lain karena mampu mengintegrasikan berbagai program penanggulangan kemiskinan dalam satu sistem koordinasi yang terarah dan berkelanjutan.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mempercepat penyebarluasan inovasi daerah yang terbukti efektif. Kami mengapresiasi keterbukaan Kabupaten Seluma dalam berbagi pengalaman dan strategi yang telah dijalankan,” ungkapnya.
Dalam rapat tersebut, peserta juga membahas sejumlah aspek teknis terkait implementasi replikasi inovasi. Pembahasan mencakup mekanisme pelaksanaan program, penguatan kelembagaan, pemetaan kelompok sasaran penerima manfaat, hingga penyusunan sistem monitoring dan evaluasi yang akan diterapkan di daerah replikasi.
Selain itu, forum koordinasi dimanfaatkan sebagai sarana diskusi dan pertukaran pengalaman mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam upaya pengentasan kemiskinan. Berbagai solusi dan pendekatan yang telah berhasil diterapkan di Kabupaten Seluma turut dipaparkan sebagai bahan pembelajaran bagi daerah lain.
Melalui pertemuan tersebut, seluruh peserta sepakat untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan implementasi program berjalan optimal. Kesepakatan juga mencakup penyusunan rencana tindak lanjut serta pelaksanaan pendampingan secara berkelanjutan agar proses replikasi inovasi Gardu Penangkis dapat mencapai target yang telah ditetapkan.
Pemerintah Kabupaten Seluma berharap inovasi Gardu Penangkis tidak hanya menjadi solusi dalam menekan angka kemiskinan di daerah, tetapi juga mampu menjadi model penanganan kemiskinan terpadu yang dapat diterapkan di berbagai kabupaten dan kota lainnya. Dengan sinergi yang kuat antarinstansi dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra