TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Untuk mendukung para petani dan menjaga stabilitas ekonomi sektor pertanian di Bengkulu, Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) Provinsi Bengkulu melakukan aksi nyata dengan membeli sebanyak tiga ton tomat dari petani lokal. Tomat-tomat tersebut kemudian dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat Bengkulu dalam sebuah acara di Sport Center Bengkulu pada Kamis, 5 September 2024.
Ketua KAGAMA Provinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah, yang juga Gubernur Bengkulu, memimpin langsung kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa aksi pembelian tomat ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi petani tomat yang tengah mengalami penurunan harga pasar. "Saat ini harga tomat anjlok, sehingga beberapa petani merasa tidak layak untuk memanen hasil mereka. KAGAMA berinisiatif untuk membantu dengan membeli hasil tani mereka, lalu membagikannya secara gratis kepada masyarakat," ujar Rohidin.
Aksi sosial ini tidak hanya bertujuan membantu petani, tetapi juga masyarakat yang terdampak oleh kondisi ekonomi yang menurun. Sebanyak tiga ton tomat tersebut dibagi ke dalam kantong-kantong berisi 2 hingga 3 kilogram. Warga yang menerima bantuan terlihat antusias dan berterima kasih atas inisiatif ini.
Salah satu penerima bantuan, Ahmad Bukhori, warga setempat yang berusia 39 tahun, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu, terutama di tengah menurunnya daya beli masyarakat akibat ekonomi yang lesu. "Saya tahu informasi ini dari teman, dan saya sangat terbantu dengan adanya pembagian tomat gratis ini," ungkapnya dengan senang.
Hal serupa juga diutarakan oleh Utari, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Batanghari, Kota Bengkulu. Ia mendapatkan informasi tentang kegiatan ini dari rekannya dan memutuskan untuk ikut serta. “Terima kasih kepada KAGAMA atas bantuannya, ini sangat bermanfaat bagi kami, khususnya dalam kondisi saat ini,” ucapnya.
Inisiatif KAGAMA ini mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan karena dianggap sebagai solusi tepat guna membantu dua pihak sekaligus, yaitu petani yang kesulitan menjual hasil panen mereka dan masyarakat yang membutuhkan bantuan ekonomi. Aksi ini juga mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masalah sosial yang sedang dihadapi, khususnya di sektor pertanian.
Rohidin menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan jika diperlukan, mengingat pentingnya peran sektor pertanian dalam perekonomian daerah. "Kami akan terus berupaya membantu para petani dan masyarakat, terutama ketika harga hasil tani mengalami penurunan. Kita harus memastikan bahwa petani tetap mendapatkan hasil yang layak dari jerih payah mereka," tutupnya.
Langkah KAGAMA ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi organisasi lain dalam mengambil peran aktif dalam mendukung kesejahteraan petani dan masyarakat, serta menjaga ketahanan pangan di daerah.
Pewarta : Herdianson
Editing : Adin Saputra