TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Polresta Bengkulu, Kamis (5/2/2016). Kunjungan ini menjadi momentum awal mempererat sinergi antara Pemerintah Kota Bengkulu dan jajaran kepolisian di bawah kepemimpinan Kapolresta yang baru, Kombes Pol Rahmad Hidayat, S.S., S.H.
Rombongan Pemkot Bengkulu turut didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Febriansyah serta Asisten III Tony Elfian. Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bengkulu, di antaranya Ketua Pengadilan Agama, perwakilan Kodim 0407 Kota Bengkulu, perwakilan Pangkalan TNI AL, Kejaksaan Negeri Bengkulu, hingga Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA).
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat. Suasana pertemuan berlangsung cair dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun Kota Bengkulu ke depan. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Bengkulu tampak terkesan dengan sosok Kapolresta yang baru saja bertugas di Bumi Merah Putih.
Kesan mendalam Dedy Wahyudi bukan tanpa alasan. Selain menunjukkan semangat tinggi untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, Kapolresta Rahmad juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Kota Bengkulu. Ia menyebut Bengkulu sebagai kota impiannya sejak masa kecil.
“Sejak kecil saya sudah membayangkan ingin datang ke Bengkulu. Entah mengapa kota ini selalu ada dalam pikiran saya. Akhirnya, takdir membawa saya bertugas di sini. Ini benar-benar kota impian,” ungkap Rahmad, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Sekretaris Pribadi Kapolri.
Perwira menengah Polri berpangkat tiga melati ini juga dikenal memiliki kapasitas intelektual yang mumpuni. Ia menguasai sedikitnya tujuh bahasa asing, termasuk bahasa Inggris. Di luar tugas kedinasan, Rahmad mengaku memiliki kegemaran membaca, khususnya buku-buku sejarah.
“Saya memang suka membaca, terutama sejarah. Dari kecil saya terbiasa membaca buku sejarah, termasuk sejarah Bengkulu. Kota ini memiliki perjalanan panjang dan kekayaan cerita yang luar biasa,” ujarnya.
Menurut Rahmad, potensi sejarah Bengkulu merupakan aset besar yang belum sepenuhnya dimaksimalkan. Ia menilai banyak nilai sejarah dan budaya yang dapat diangkat sebagai kekuatan daerah, baik untuk pendidikan maupun pengembangan pariwisata.
“Bengkulu punya banyak cerita dan nilai jual. Ini yang harus kita hidupkan kembali bersama-sama,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Rahmad secara terbuka menyatakan komitmennya untuk menjadi bagian dari masyarakat Kota Bengkulu. Ia menyampaikan kesiapan penuh untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bengkulu demi kemajuan daerah.
“Saya mohon diterima sebagai warga Bengkulu. Saya siap mendukung dan bersinergi dengan Pemkot. Tidak ada sekat-sekat, tidak ada ego sektoral. Saya tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus berjalan bersama membangun kota ini,” tegasnya.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi pun menyampaikan apresiasi atas sikap terbuka dan komitmen Kapolresta Bengkulu tersebut. Menurutnya, dari pertemuan pertama saja sudah terlihat karakter kepemimpinan yang komunikatif dan penuh semangat kolaborasi.
“Dari cara berbicara dan menyampaikan gagasan, sudah kelihatan komitmen beliau untuk Bengkulu. Orangnya enak diajak berdiskusi,” ujar Dedy.
Ia juga menyampaikan harapan agar sinergi antara Polresta Bengkulu dan Pemkot Bengkulu semakin solid ke depan, terutama dalam mendukung program pembangunan dan menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Apapun program Polresta maupun kebijakan dari Kapolri, Pemkot Bengkulu siap mendukung penuh. Kita ingin Bengkulu semakin maju, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” pungkas Dedy.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra