TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><<< Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bengkulu menghadiri secara daring acara peluncuran 80.000 Koperasi Kelurahan dan Desa Merah Putih se-Indonesia yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Senin (21/7).
Dalam acara nasional tersebut, Gubernur Helmi memberikan apresiasi atas kinerja cepat dan kompak pemerintah daerah dalam mendirikan koperasi kelurahan. Kota Bengkulu, khususnya Kelurahan Pagar Dewa, menjadi sorotan karena dinilai sebagai salah satu koperasi percontohan dari 67 koperasi Kelurahan Merah Putih yang sudah terbentuk di wilayah kota.
“Kita termasuk provinsi yang tercepat dalam mendirikan koperasi Kelurahan Merah Putih, termasuk dari sisi perizinan. Tapi tugas kita tidak berhenti di situ. Perlu pengawasan serius agar koperasi ini berjalan efektif dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Helmi dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa keberadaan koperasi harus mampu menstabilkan harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat. Dengan koperasi yang sehat dan terkontrol, kata Helmi, tidak ada lagi ruang bagi para spekulan yang kerap memainkan harga dan merugikan rakyat kecil.
Helmi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bengkulu yang telah bergerak cepat dan menjadi yang tercepat kedua se-Indonesia dalam pembentukan koperasi Kelurahan Merah Putih. Menurutnya, langkah ini adalah bagian dari strategi besar untuk memperkuat ekonomi berbasis komunitas di level kelurahan dan desa.
“Tujuan utama dari koperasi ini adalah memastikan ekonomi rakyat bisa tumbuh dari bawah. Targetnya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 8 persen. Harga barang di koperasi ini juga dijamin lebih murah karena langsung dari produsen tanpa perantara,” terang Helmi.
Selain itu, Helmi berharap koperasi ini juga dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat dengan memberikan ruang usaha bagi warga sekitar, terutama UMKM dan pedagang kecil.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi juga menegaskan pentingnya pengawasan terhadap koperasi agar tujuan pembentukan koperasi Merah Putih benar-benar tercapai. Ia tidak ingin kegiatan peluncuran koperasi ini hanya sebatas seremoni tanpa dampak nyata di lapangan.
“Jangan hanya semangat di awal. Saya sendiri akan turun langsung ke setiap koperasi di kelurahan untuk memastikan koperasi berjalan sesuai rencana dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini potensinya besar. Koperasi ini bukan hanya tempat belanja, tapi seperti mini mall di setiap kelurahan. Ada LPG, sembako, obat-obatan, hingga layanan klinik,” ujar Dedy.
Menurut Dedy, koperasi Kelurahan Merah Putih harus menjadi pusat distribusi ekonomi lokal yang mandiri dan menjadi andalan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau.
Dalam peluncuran nasional tersebut, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa gerakan koperasi Merah Putih merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan yang berdaulat. Presiden berharap koperasi menjadi motor penggerak utama ekonomi di tingkat bawah, memutus rantai distribusi panjang yang selama ini menjadi penyebab tingginya harga barang kebutuhan pokok.
Melalui dukungan penuh pemerintah pusat dan daerah, koperasi Merah Putih diharapkan dapat menjadi tulang punggung ekonomi nasional yang merata hingga pelosok desa dan kelurahan.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, peluncuran koperasi Merah Putih di Bengkulu diharapkan menjadi titik awal bagi pemerataan ekonomi rakyat dan penguatan daya beli masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra