TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><<< Koperasi Kelurahan Merah Putih Pagar Dewa mendapat apresiasi tinggi dari Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, atas pencapaiannya sebagai salah satu koperasi terbaik di Indonesia dalam hal transaksi elektronik. Dari 80.000 koperasi kelurahan/desa Merah Putih yang dicanangkan secara nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto, koperasi Pagar Dewa berhasil menempati peringkat ke-7 tertinggi dalam volume transaksi.
Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi pengurus koperasi, tetapi juga bagi masyarakat Kota Bengkulu yang kini memiliki lembaga ekonomi kerakyatan yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Ketua Koperasi Merah Putih Pagar Dewa, Yuhyan Sauri, menjelaskan bahwa koperasinya telah melayani berbagai transaksi elektronik sejak dibuka seminggu terakhir. Pelayanan utama saat ini mencakup pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta transaksi kebutuhan pokok.
"Kami sudah mulai menjalankan pelayanan pembayaran PBB selama satu minggu terakhir. Alhamdulillah, hal ini turut mendorong kami menjadi koperasi peringkat ke-7 secara nasional dalam transaksi awal,” kata Yuhyan saat ditemui, Senin (21/7/2025).
Menurut Yuhyan, pasca launching oleh Presiden, koperasi langsung dibuka untuk umum. Sambil berjalan, pihaknya menyusun strategi pengembangan serta menunggu petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) dari pemerintah pusat untuk memperluas layanan dan program koperasi.
“Saat ini kami juga menjual sembako, menyediakan pupuk, dan melayani transaksi elektronik lainnya. Ke depan, pelayanan akan kami perluas sesuai arahan pusat,” jelasnya.
Untuk memperkuat kelembagaan, Koperasi Merah Putih Pagar Dewa saat ini memiliki 5 orang pengurus dan 5 pengawas. Sementara itu, jumlah anggota aktif telah mencapai sekitar 500 orang dan terus bertambah.
“Pendaftaran anggota masih terus berlangsung, baik secara mandiri maupun kolektif. Ini karena kami bersinergi kuat dengan para Ketua RT di wilayah Kelurahan Pagar Dewa,” ungkap Yuhyan.
Sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap koperasi yang menjadi percontohan, Koperasi Pagar Dewa menerima bantuan modal usaha sebesar Rp5 miliar. Angka ini jauh lebih besar dibandingkan dengan koperasi lainnya yang hanya mendapat Rp3 juta per unit.
Dengan dukungan tersebut, Yuhyan menargetkan koperasi yang dipimpinnya menjadi koperasi terbaik setidaknya di tingkat Kota Bengkulu. Fokus utama koperasi saat ini adalah memenuhi kebutuhan pokok masyarakat melalui penyediaan sembako murah, layanan pembayaran kredit, hingga rencana pembukaan apotek dan layanan keuangan lainnya.
“Kami akan bergerak cepat, memaksimalkan semua potensi, serta melaksanakan program-program koperasi yang sesuai arahan pusat. Harapannya, kami bisa menjadi koperasi terbaik di Kota Bengkulu, bahkan jika memungkinkan, di tingkat nasional,” tegas Yuhyan.
Lurah Pagar Dewa turut membenarkan capaian positif koperasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa ratusan warga telah memanfaatkan layanan pembayaran PBB melalui koperasi yang bekerja sama dengan agen Bank Mandiri.
“Dari 27 ribu warga Pagar Dewa, sudah ada 500 yang menjadi anggota koperasi. Target kami adalah menambah jumlah anggota hingga 10 ribu. Ini realistis karena antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap layanan koperasi ini,” ujar Lurah.
Pemerintah Kota Bengkulu menaruh harapan besar terhadap pengembangan koperasi sebagai garda depan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui peran aktif koperasi, pemerintah berharap kesejahteraan warga semakin meningkat dan ketergantungan pada sistem ekonomi yang tidak berpihak kepada rakyat bisa ditekan.
Koperasi Merah Putih Pagar Dewa telah membuktikan bahwa dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pengurus yang solid, koperasi mampu menjadi solusi nyata bagi kebutuhan dan kemajuan ekonomi lokal.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra